Rabu, 17 Jun 2026 18:36 WIB

Suguhkan Secangkir Kopi untuk Pecinta Senja, Pemuda Tulungagung Ini Raup Cuan

Yasfitama bersama sepeda motor yang diubah menjadi "warung" kopi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Yasfitama bersama sepeda motor yang diubah menjadi "warung" kopi. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menikmati secangkir kopi dengan pemandangan senja dan sawah banyak diminati kaum milenial. Peluang bisnis ini yang ditangkap oleh Yasfitama (22), warga Desa Pagersari, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung.

Berbekal sepeda motor yang telah dimodifikasi, Yasfitama kini melayani kaum mileneal yang ingin menikmati kopi dengan suasana yang berbeda. Tidak memerlukan lahan yang luas, Yasfitama cukup membawa aneka macam racikan kopi dan pelanggan bisa memilih spot pemandangan yang indah.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Ide membuat usaha ini berawal saat Yasfitama melihan fenomena banyak anak muda yang gemar ngopi dengan pemandangan sawah dan senja. Pemuda yang sempat berjualan martabak ini langsung banting stir melihat peluang ini.

Sepeda motor Honda Grand miliknya disulap menjadi kedai kopi keliling. Dilengkapi dengan kompor dan aneka racikan kopi, Yasfitama memilih lokasi ramai dengan pemandangan yang indah.

"Memang konsepnya menikmati kopi sembari melihat senja dengan background Gunung Budek," ujarnya, Jumat (27/1/2023).

Berjualan dengan sistem seperti ini bukan tanpa risiko. Karena minim lampu penerangan, Yasfitama tidak dapat melayani diatas pukul 19.00 WIB. Selain itu faktor cuaca juga berpengaruh. Jika turun hujan pelanggan dipastikan tidak ada.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Untuk menghindari kerugian, setiap hari pemuda ini mengecek informasi cuaca melalui aplikasi yang tersedia. Yasfitama melayani pelanggan mulai pukul 14.00 WIB.

"Kendalanya hujan, kalau hujan otomatis tidak berjualan," tuturnya.

Yasfi menjelaskan untuk penikmat kopi senja sendiri random mulai masyarakat lokal, dan ada juga yang dari luar kota. Mereka memburu sensasi ngopi sambil melihat senja. Setiap hari ia melayani hingga 50 pengunjung.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Dulu ada yang sampai luar kota, seperti Kediri dan Sragen," pungkasnya.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.