Kamis, 18 Jun 2026 09:39 WIB

Warga Tulungagung Wadul ke DPRD Buntut Rusaknya Jalan Akibat Aktivitas Tambang

Warga saat melakukan hearing dengan Komisi D DPRD Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Warga saat melakukan hearing dengan Komisi D DPRD Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan warga Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung mendatangi kantor DPRD setempat, Kamis (26/1/2023).

Mereka melakukan hearing bersama Komisi DPRD Tulungagung terkait kondisi jalan desa yang rusak akibat aktivitas pertambangan batu. Hearing juga dihadiri pihak pengelola pertambangan batu.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Koordinator Kelompok Peduli Lingkungan Desa Sumberagung, Sukadi menyebut, warga sebelumnya sudah melakukan mediasi di tingkat desa, tetapi tidak menemukan solusi.

Sukadi mengatakan, dalam sehari setidaknya terdapat sekitar 80 truk tambang dengan tonase berlebih, yang melewati jalan di Desa Sumbergagung.

Selain menyebabkan jalan rusak, aktivitas angkutan tambang ini juga memunculkan polisi udara. Saat musim hujan jalan desa juga berubah menjadi becek.

"Bahkan banyak warga yang menjadi korban kecelakaan akibat jalan rusak itu. Kami meminta untuk segera diperbaiki jalan yang saat ini kodisinya parah," ungkap Sukadi.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Dalam hearing ini, diketahui bahwa pertambangan batu itu legal dan memiliki izin resmi. Setiap bulan mereka juga membayar pajak kepada Pemprov Jawa Timur.

Berdasarkan hearing, pihak pengelola tambang menyepakati akan menurunkan tonase kendaraan yang melintas jalan desa ini. Mereka sepakat angkutan pertambangan yang melintas harus dibawah 8 ton.

"Kami sebenarnya hanya ingin jalan yang kami lewati bisa diperbaiki. Karena saat ini kondisi jalan rusak parah sepanjang 1,5 kilometer," terangnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sementara Ketua Komisi D DRPD Tulungagung, Abdullah Ali Munip menerangkan, untuk perbaikan jalan rusak, nantinya akan dilakukan oleh Dinas PUPR setempat. Sebab jalan tersebut statusnya adalah jalan kabupaten. Namun untuk perbaikan, harus menunggu perubahan anggaran, mengingat anggaran Tahun 2023 sudah ketok palu.

"Tadi dari PUPR Tulungagung menyampaikan anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan mencapai Rp2,5 miliar. Untuk perbaikan jalan di Desa Sumberagung harus menunggu mekanisme perubahan anggaran dan setelah itu masuk proses lelang," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.