Senin, 15 Jun 2026 19:19 WIB

Melihat Lukisan dari Limbah Kertas Karya Pria asal Jombang

Teguh Tetris, pembuat lukisan dari bubur kertas (Foto: Elok Pribadi/jatimnow.com)
Teguh Tetris, pembuat lukisan dari bubur kertas (Foto: Elok Pribadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pria bernama Teguh Tetris (43), warga Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang membuat sejumlah karya lukis dari limbah kertas.

Dengan memanfaatkan kertas bekas milik anaknya, Teguh membuat lukisan dengan nilai jual yang cukup lumayan.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Teguh mengaku, melukis merupakan hobinya sejak kecil. Dan pada Tahun 1997, ia mulai menekuni dunia lukis, hingga bergabung dalam Komunitas Pelukis Jombang (KopiJo).

"Memang hobi sejak kecil melukis. Dan pada Tahun 1997 saya baru fokus melukis secara profesional. Dengan bergabung di Kopi Jombang," tutur Teguh, Kamis (26/1/2023).

Dia mengaku mendapat ide melukis dengan menggunakan bubur kertas dari Tahun 1998.

"Tahun 1998 lihat bekas buku pelajaran anak, kalau dikilokan (dirongsok) gak ada harganya. Terus saya punya ide untuk bikin lukisan dari bubur kertas, terutama wajah khususnya," jelas Teguh.

Untuk membuat lukisan, Teguh terlebih dahulu merobek-robek kertas bekas menjadi ukuran kecil. Selanjutnya kertas dicampur air dan diremas sampai halus seperti bubur.

"Selanjutnya bubur kertas dicampur lem, untuk ditempel pada kain kanvas yang sudah ada sketsa lukisan. Setelah kertas nempel semua baru dijemur di terik matahari," ujarnya.

Setelah sketsa lukisan kering, tahap yang dilakukan adalah melakukan pewarnaan seperti melukis pada umumnya, menggunakan cat akrilik.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Untuk membuat satu karya lukisan dengan bubur kertas, Teguh biasanya membutuhkan waktu beberapa hari. Karena proses yang lama adalah proses penjemuran yang bergantung pada terik matahari.

"Paling cepet 5 hari. Karena membutuhkan waktu saat penjemuran," paparnya.

Teguh menjelaskan, satu lukisan ukuran 40X60 sentimeter biasanya dijual dengan harga Rp800 ribu rupiah hingga Rp1 juta. Namun bergantung juga pada tingkat kesulitan dalam pembuatan lukisan tersebut.

"Kalau per bulan sebelum Covid-19 bisa sampai Rp25 juta. Tapi kalau sekarang Rp5 juta," ungkap dia.

Teguh mengaku pernah mendapatkan pesanan lukisan dengan angka yang cukup mahal, yaitu Rp18 juta.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

"Pernah dapat pesanan suruh buat lukisan hewan yang membawa hoki. Saya buatkan lukisan macan dengan ukuran satu setengah meter kali satu meter, itu paling mahal Rp18 juta, mas," paparnya.

Teguh menambahkan, hingga saat ini paling banyak ia mendapatkan pesanan lukisan untuk kado, atau sekedar lukisan keluarga.

"Biasanya yang pesen itu bawa foto, kebanyakan buat kado, atau lukisan buat keluarga. Tapi banyak juga yang lukisan pejabat atau tokoh-tokoh nasional, kayak Gus Dur, Mbah Hasyim," tambahnya.

Untuk perawatan lukisan dari bubur kertas itu, ia menyebutnya sangat mudah.

"Perawatannya mudah, cukup pakai tisu basah atau kain dibasahi selanjutnya diusapkan ke lukisan sudah bisa," pungkas Teguh.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.