Jumat, 19 Jun 2026 09:12 WIB

Jawab Tantangan Ferry Irawan, Venna Melinda Tunjukkan Hasil Visum ke Penyidik

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 26 Jan 2023 12:05 WIB
Venna Melinda didampingi adik kandungnya, Reza Mahastra dan asisten pribadi Hotman Paris, kuasa hukum Venna saat mendatangi Polda Jatim. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Venna Melinda didampingi adik kandungnya, Reza Mahastra dan asisten pribadi Hotman Paris, kuasa hukum Venna saat mendatangi Polda Jatim. (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

jatimnow.com - Venna Melinda, korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya sendiri, Ferry Irawan, kembali mendatangi gedung Ditreskrimum Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan tambahan, Kamis (26/1/2023).

Saat mendatangai markas besar polisi di Jawa Timur ini, ibu dari artis Verrel Bramasta itu terlihat didampingi adik kandungnya, Reza Mahastra, dan asisten pribadi Hotman Paris, kuasa hukum Venna.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Hari ini Ibu Venna akan menyerahkan semua bukti-bukti medis, baik mengenai keadaan hidung saat itu. Maupun rusuknya yang sampai sekarang sakit. Dan itu akan dibuktikan secara medis. Jadi bukan dengan fitnahan-fitnahan," ungkap Hotman Paris, sebelum masuk ke ruang penyidikan.

Rombongan Venna datang dengan menggunakan dua mobil. Saat turun, Venna terlihat mengenakan pakaian leopard print. Kondisnya tampak lemas saat berjalan dari parkiran depan gedung menuju ruang penyidik dengan digandeng asisten Hotman Paris.

Venna juga terlihat membawa tas jinjing merah yang diduga berisi bukti-bukti medis, untuk diserahkan kepada penyidik.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Sekadar diketahui, Jeffry Simatupang, kuasa hukum Ferry Irawan membantah peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan kliennya, terhadap Venna Melinda itu tidak pernah terjadi saat sebelum kejadian di Kediri pada 7 Januari 2023.

Jeffry menegaskan, setelah mengetahui pernyataan Venna Melinda di media, dirinya dibuat heran. Ia merasa janggal karena bagian hidung Venna yang dimungkinkan patah, saat mendatangi Polda Jatim pada Kamis (12/1/2023) kemarin, itu tidak diperban.

"Lalu muncul berita baru, tulang rusuknya katanya patah, apa pada saat datang apakah menggunakan alat bantu apa tidak? Ayolah kita sama sama cerdas menilai sebuah berita, kita lihat faktanya. Benar gak hidung patah? benar gak tulang rusuknya retak," katanya, Senin (16/1/2023) lalu.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Adanya kemungkinan tersebut, Jeffry menantang pihak Venna Melinda mengungkap hasil visum kepada publik. Sebab, kliennya mengaku tidak pernah melakukan kekerasan terhadap ibu Verrel Bramasta itu.

"Kita lihat hasil visumnya, jangan sampai sebuah peristiwa yang sebenarnya tidak terjadi, itu di ada-adakan," tegasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.