Jumat, 19 Jun 2026 01:55 WIB

Pengeroyok 2 Jurnalis di Bojonegoro Belum Terungkap, Kapolda Jatim: Usut Tuntas!

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 24 Jan 2023 14:01 WIB
Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto didampingi Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, dan Ketua DPRD Jatim, Kusnadi usai acara FGD Pertambangan. (Foto: Rama Indra jatimnow.com)
Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto didampingi Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, dan Ketua DPRD Jatim, Kusnadi usai acara FGD Pertambangan. (Foto: Rama Indra jatimnow.com)

jatimnow.com - 20 hari sudah kasus pengeroyokan terhadap dua jurnalis di Bojonegoro belum terungkap. Padahal, kasus itu sudah dilaporkan ke polisi dan sejumlah saksi telah diperiksa.

Terkait itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto menegaskan akan mengusut tuntas kasus tersebut. Tidak pandang bulu.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Saat ini masih berproses ya. Kita sedang dalami pelaku-pelakunya. Kita juga sudah mengumpulkan bukti-bukti. Mudah-mudahan bisa segera terungkap," ungkapnya kepada jatimnow.com usai acara FGD pertambangan Jatim di Hotel Wyndham Surabaya, Selasa (24/1/2023).

Ditanya apakah terduga pelaku merupakan oknum pesilat? Toni mengaku belum mendapat laporan resmi dari Polres Bojonegoro.

"Terkait itu lebih jelasnya bisa langsung konfirmasi ke Polres ya. Yang pasti kita usut tuntas. Tidak ada yang boleh main hakim sendiri," tegasnya.

Dalam hal ini, Toni berpesan agar segala permasalahan diseleseikan dengan kepala dingin. Jangan sampai terjadi keributan bahkan menelan korban jiwa.

"Kordinasi terus kita lakukan, setiap hari. Dari yang terbawah sampai ke atas. Segala unsur. Dengan begitu, tidak ada yang sampai main hakim sendiri, kekerasan. Ini demi menjaga kondusifitas, yang aman dan damai," ujarnya.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Dua jurnalis yang menjadi korban pengeroyokan pada Kamis (5/1/2023) malam itu adalah Misbahul Munir, jurnalis dari media siber jatimnow.com dan Mohamad Rizki dari blokbojonegoro.com.

Keduanya dikeroyok saat menjalankan tugas peliputan aksi konvoi salah satu perguruan silat di Bundaran Adipura Kota Bojonegoro.

Kejadian tersebut bermula saat kedua wartawan berusaha mengambil foto konvoi dan arak-arakan yang dilakukan kelompok massa, di seputaran Bundaran Adipura Kota Bojonegoro.

Baca Juga: 4 Oknum Aremania Ditetapkan Tersangka Pengeroyokan Wisatawan Surabaya di Malang

Mengetahui aksi konvoinya difoto, massa langsung melakukan kekerasan dengan memukul dan menendang dua wartawan tersebut. Kedua wartawan itu berhasil menyelamatkan diri dari aksi brutal massa.

Sebelumnya, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Forum Jurnalis Televisi (FJT) Bojonegoro serta Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim mengecam aksi pengeroyokan tersebut. Juga meminta polisi hadir untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.