Sabtu, 20 Jun 2026 17:44 WIB

Bocah 6 Tahun di Mojokerto Sudah 5 Kali Diperkosa 3 Temannya

Penasehat hukum korban, Krisdiyansari. (foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Penasehat hukum korban, Krisdiyansari. (foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bocah berusia enam tahun menjadi korban pemerkosaan oleh tiga teman mainnya. Mirisnya, korban telah lima kali menjadi tindak asusila ini.

Pelaku utama adalah HI, yang melakukan perbuatan pemerkosaan kepada bocah yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK).

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Penasehat hukum korban, Krisdiyansari mengatakan, kasus ini tidak hanya pemerkosaan. Namun sempat terjadi hubungan intim antara korban dengan pelaku.

"Hasil dari penyidikan kemarin, pelaku sudah lima kali melakukan hal itu (persetubuhan) terhadap korban. Kalau dari pengakuan korban, ini sudah terjadi saat di TK A atau tahun lalu," kata Krisdiyansari, Jumat (20/1/2023).

Ia menambahkan, saat ini korban menerima penanganan trauma healing atau assessment dari psikolog dan psikiater P2TP2A Dinas Pengendalian Penduduk keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto.

"Kondisi mentalnya jadi temperamen, dan sudah mau sekolah lagi. Rumah korban dan pelaku utama ini berdampingan. Dua pelaku lain hanya beda beberapa rumah," lanjut Krisdiyansari.

Menurut Krisdiyansari, keluarga korban meminta agar pelaku dijauhkan dari wilayah rumah dan tanggung jawab terapi psikiater.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Keluarga korban minta agar pelaku dijauhkan entah itu dipondokkan yang penting tidak ada di lingkungan rumah korban," jelasnya.

Masih kata Krisdiyansari, perkara asusila ini terungkap setelah ibu korban melihat ada hal yang aneh dari diri anaknya saat pulang bermain bajunya sangat kotor, Sabtu (7/1/2023). Namun ia merasa sakit saat buang air kecil pada keesokan harinya atau Minggu (8/1/2023).

Korban rupanya diajak bermain oleh ketiga pelaku, lalu diajak ke rumah tetangga yang sedang kosong.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

"Sesampainya di lokasi, korban dipaksa untuk tidur dan dipelorot celananya, kemudian disetubuhi bergantian oleh ketiga pelaku," terangnya.

Saat ini, lanjut Krisdiyansari, kepolisian sudah memanggil dan meminta keterangan terhadap orang tua korban dan dua saksi.

"Tanggal 18 sudah dilakukan pemeriksaan terhadap korban, orang tua korban, dan dua saksi. Hari itu juga penyidik mengirimkan panggilan untuk pemeriksaan terlapor," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.