Sabtu, 20 Jun 2026 10:53 WIB

Pemuda Disabilitas Jombang Tewas di Sungai, Ini Pesan untuk Warga

Mayat Dimas (20) warga Dusun Kaliglugu, Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, saat ditemukan dalam kondisi meninggal di sungai Dusun Sentulan, Desa Bongkot.(foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Mayat Dimas (20) warga Dusun Kaliglugu, Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, saat ditemukan dalam kondisi meninggal di sungai Dusun Sentulan, Desa Bongkot.(foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dimas (20) pemuda disabilitas asal Dusun Kaliglugu, Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Jombang ditemukan dalam kondisi meninggal di sungai Dusun Sentulan, Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan.

Menurut keterangan Sutiani (50) warga Dusun Sentulan, Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan, mengaku telah menyaksikan sejumlah anak mandi di sungai, Kamis (19/1/2023) sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

Ia mengatakan salah satu dari beberapa anak yang mandi itu, menaruh sepeda, baju dan sendal di depan rumahnya.

"Hanya ditaruh di sini. Yang tertinggal di sini baju, sandal sama sepeda anak itu (korban)," katanya saat dikonfirmasi Jumat (20/1/2023).

Dalam keterangannya, korban datang bersamaan dengan beberapa rekan lainnya, untuk mandi di sungai.

Sutiani menjelaskan jika teman korban cukup banyak dan mandi terpisah. Sementara korban memilih mandi di aliran sungai yang lebih dalam, dan terpisah dengan rekan-rekannya.

Kecurigaan Sutiano mulai muncul lantaran sepeda, baju dan sendal korban tidak diambil hingga pukul 16.00. Padahal korban menitipkannya sejak pukul 14.00, atau dua jam tidak kembali.

"Sampai lepas ashar (sekitar puku 16.00) sepeda gak ada yang nyari, juga tidak diambil. Terus saya taruh di samping rumah, sampai saya tinggal yasinan. Dan pulang yasinan kok gak ada yang ambil, gak ada yang nyari," kenangnya.

Mengetahui hal itu, ia meminta tolong keponakannya untuk mencari anak tersebut. Karena ia curiga bahwa anak yang menaruh sepeda dan baju, di rumahnya tak kunjung kembali.

Baca Juga: Dari Kursi Roda, Karya Rajut Disabilitas di Kediri Ini Tembus Pasar Internasional

"Tahu-tahu mendapat laporan kalau dia (korban) tenggelam," paparnya.

Sementara itu, Bukhori selaku Kepala Dusun Sentulan, Desa Bongkot mengatakan penemuan mayat ini awalnya diketahui warga setempat yang melapor ke pihak pemdes.

"Kata warga ada orang tenggelam di sungai sekitar pukul 06.00 pagi," ujarnya.

Bukhori mengakui korban saat ditemukan mengenakan celana training, tanpa baju dan kelihatan wajah saja.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Ada luka di bibir dan kelopak mata. Korban itu warga (dusun) Glugu, masuk Desa Sumberagung," paparnya.

Berdasarkan informasi dari Desa Sumberagung, korban diketahui cacat.

"Korban ini tunawicara, kemungkinan dia tidak tahu jika (aliran) sungai dalam. Begitu masuk langsung tenggelam, ini masih kemungkinan. Dan korban mandi kemarin siang," paparnya.

Ia menyebut usai dievakuasi dari sungai, korban dilarikan ke RSUD Jombang didampingi pihak keluarga.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.