Minggu, 21 Jun 2026 00:37 WIB

Ditinggal Lihat Fortuner di Showroom, Mobil Dibobol Bandit Pecah Kaca

Mobil yang kacanya dipecah sehingga tas berisi jam tangan Seiko street fighter raib. (Foto: Tangkapan layar)
Mobil yang kacanya dipecah sehingga tas berisi jam tangan Seiko street fighter raib. (Foto: Tangkapan layar)

jatimnow.com - Mobil CRV nopol L 1779 QD milik Aan warga Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang menjadi sasaran aksi pecah kaca di Jalan Jayanegara, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto Rabu (18/1/2023).

Akibatnya, tas yang berisi jam tangan Seiko street fighter yang harga berkisar Rp6 juta serta power bank raib dibawa pelaku.

Baca Juga: Pelaku Pecah Kaca di Mrican Kediri Dibekuk, Tas Digondol Saat Korban Makan Sate

Aan mengatakan, kejadian itu terjadi saat ia dan ibunya sedang melihat-lihat mobil di showroom paradise Jalan Jayanegara.

"Awalnya mau lihat mobil ke Surabaya tapi tidak jadi, lalu turun Mojokerto karena lewat tol. Saya ke IMM, lalu ke showroom yang jual mobil Fortuner. Saya parkir di seberang jalan, habis cek mobil saya kembali, kaget karena kacanya pecah dan tas saya isi Seiko street fighter dan powerbank tidak ada," kata Aan saat dikonfirmasi, Kamis (19/1/2023).

Ia menambahkan, posisi kaca yang dipecah sebelah kiri depan atau kursi penumpang. Sementara tas ditaruh di dashboard tengah.

"Dipecahnya kayaknya pakai busi dilempar lalu didorong karena pecahan kaca di dalam mobil. Saya belum laporan karena masih menunggu video CCTV dari showroom dan belum di kirim," ungkapnya.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Menurut Aan, karena masih menunggu CCTV dirinya membuat story di Instagram agar keluarga, teman dan masyarakat lebih aware (waspada).

"Saya punya teman nama Radit dia juga kena pecah kaca. Satunya lagi, dia sales saat di tempat makan kacanya dipecah juga, tas yang berisi uang senilai Rp70 juta dan cek serta bukti pembayaran hilang. Dua kejadian ini tahun kemarin sama-sama di Mojokerto juga, kalau tidak salah bulan November atau Desember," jelasnya.

Ia berharap, warga dan masyarakat agar lebih waspada untuk barang berharga dan tas supaya dibawa dan tidak ditaruh di dalam mobil.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

 

"Lebih waspada saja untuk berharga lebih baik dibawa dan tidak ditaruh dalam mobil agar tidak terjadi seperti yang saya alami," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.