Selasa, 16 Jun 2026 10:03 WIB

Santri Ponpes Al-Berr Pasuruan yang Terbakar Meninggal di RSUD Sidoarjo

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 19 Jan 2023 10:31 WIB
Rumah keluarga santri Al-Berr yang meninggal akibat luka bakar. (foto: Moch Rois/jatimnow.com)
Rumah keluarga santri Al-Berr yang meninggal akibat luka bakar. (foto: Moch Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - NIF (13), santri Pondok Pesantren Al-Berr di Pandaan, Kabupaten Pasuruan yang terbakar saat diinterogasi santri senior, meninggal dalam perawatan di RSUD Sidoarjo.

Ia meninggal setelah total menjalani 20 hari perawatan medis, Kamis (19/1/2022). Suasana duka terlihat di rumah INF yang masuk di dalam gang sampai di jalan utama kampung.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Para warga tampak sibuk mempersiapkan peralatan prosesi pemandian jenazah INF. Bendera warna hijau penanda duka cita dipasang di atas portal yang menutup separuh jalan Dusun Kepulungan 2, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol.

Farudin, Sekretaris Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, mengatakan jika INF meninggal di RS sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadi.

"Almarhum meninggal sekitar pukul 03.00 WIB dini hari tadi," jelas Farudin.

Sepengetahuan Farudin, saat menjalani perawatan medis, INF sempat mendapat tindakan operasi untuk memulihkan luka bakar 70 persen di tubuhnya.

"Sekitar Kamis (5/1/2023) kemarin, kami Pemdes Kepulungan menjenguk INF ke RS, mendapat kabar jika ia sudah masuk ruang operasi. Dan itu sudah sekitar dua kali," ucapnya.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Fahrudin menambahkan jika saat ini jenazah masih berada di RSUD Sidoarjo, dan menunggu dilakukan visum.

"Ini saya dapat kabar pukul 09.00 WIB, Unit PPA Polres Pasuruan berangkat ke RSUD Sidoarjo. Perkiraan kami, jenazah almarhum datang sekitar pukul 11.00 WIB," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Pasuruan menjelaskan pemicu santri senior berinisial MAM (16) di salah satu Ponpes di Dusun Sangarejo, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, tega menyiram bensin dan membakar juniornya berinisial INF (13), pada malam tahun baru (31/12/2022) lalu.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Farouk Ashadi Haiti, menerangkan jika dugaan pencurian menjadi motif di balik peristiwa pembakaran santri.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Pemicunya karena ada perselisihan, korban dituduh mencuri oleh pelaku," jelas AKP Farouk Ashadi Haiti, Senin (2/1/2022).

Terkait penanganan perkara pembakaran satri, Satreskrim Polres Pasuruan masih menetapkan MAM (16) sebagai pelaku tunggal.

"Saat ini masih pelaku tunggal," tandasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.