Jumat, 19 Jun 2026 01:53 WIB

Viral Bus Sugeng Rahayu Lawan Arus Dipaksa Mundur Polisi di Kota Mojokerto

Bus Sugeng Rahayu yang dipukul mundur karena melawan arus saat kemacetan terjadi di Kota Mojokerto (Foto: Tangkapan layar video viral)
Bus Sugeng Rahayu yang dipukul mundur karena melawan arus saat kemacetan terjadi di Kota Mojokerto (Foto: Tangkapan layar video viral)

jatimnow.com - Video Bus Sugeng Rahayu bernopol W 7507 UP diadang dan dipaksa mundur oleh polisi karena melawan arus saat terjadi kemacetan di perlintasan kereta api Gunung Gedangan, Kota Mojokerto, viral di media sosial (medsos).

Dalam video berdurasi 1 menit 46 detik itu tampak anggota polisi yang berdinas di Polsek Magersari, Polres Mojokerto Kota itu juga meminta mobil pikap nopol L 9335 CJ untuk putar balik.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

"Mundur, mundur, mundur pucuk kunu pucuk (mundur sampai ujung sana)," kata polisi dalam video itu seperti dilihat jatimnow.com, Selasa (17/1/2023).

Bus jurusan Surabaya-Semarang dan pikap itu dipukul mundur karena membuat jalur dari arah Jombang-Surabaya macet, tepatnya di perlintasan kereta api.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

"Mundur, terus terus terus, awakmu pisan mundur, kernet mundur, sampean puter balik gak ngurus. (Mundur terus, kamu juga mundur. Kernet turun, Anda putar balik juga, nggak peduli)," tegas sang polisi.

Video itu salah satunya diunggah akun Instagram @aslimojokertocom. Postingan ini mendapat beragam komentar dari warganet, mulai meminta SIM sopir bus dicabut, hingga menandai akun Instagram perusahaan organda bus tersebut.

Baca Juga: Sopir Angkutan Pelaku Intimidasi Turis Asal China di Probolinggo Minta Maaf

"Cabut ijin SIM," tulis akun @jxxx_.

"Sukuuuur (kapok)... kebiasaan... ben kon mundur (biar disuruh mundur)..kapoook," tambah akun @kxxxxx.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.