Rabu, 22 Jul 2026 03:50 WIB

Sopir Angkutan Pelaku Intimidasi Turis Asal China di Probolinggo Minta Maaf

  • Penulis : Yanuar D
  • | Rabu, 13 Mei 2026 21:15 WIB
Proses mediasi ojek online dan sopir angkutan pasca kasus intimidasi terhadap wisatawan asing di Probolinggo. (Foto: Polres Probolinggo Kota/jatimnow.com)
Proses mediasi ojek online dan sopir angkutan pasca kasus intimidasi terhadap wisatawan asing di Probolinggo. (Foto: Polres Probolinggo Kota/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebuah insiden yang melibatkan sopir angkutan umum dan wisatawan mancanegara di depan Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, berakhir dengan permohonan maaf terbuka. Peristiwa yang sempat viral di media sosial ini dipicu oleh pelarangan penggunaan layanan transportasi daring bagi turis asing di kawasan tersebut.

Kejadian bermula pada Senin, 11 Mei 2026, ketika seorang wisatawan asal China merasa terintimidasi setelah dilarang menaiki ojek online oleh oknum sopir angkutan berinisial S, yang sebelumnya disebut tukang ojek pangkalan. Ketegangan muncul akibat gesekan terkait zona jemput antara angkutan konvensional dan transportasi online di area terminal.

Baca Juga: Viral Isi BBM Ditolak karena Pajak Mati, Ini Penjelasan Pertamina

Keluhan wisatawan yang diunggah melalui akun Instagram @jinni666888 kemudian memicu respons cepat dari Polres Probolinggo Kota untuk melakukan mediasi.

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula dari unggahan akun Instagram tersebut yang menunjukkan keresahan wisatawan.

Baca Juga: Mayat Pria di Pantai Permata Gegerkan Warga Pilang Probolinggo

Ia menuturkan bahwa pihak kepolisian segera melakukan mediasi dengan memanggil pengemudi ojek online dan sopir angkutan yang bersangkutan guna memberikan klarifikasi.

“Dengan adanya kejadian ini, pihak sopir angkutan mengakui bersalah dan meminta maaf atas kejadian kemarin,” terangnya, pada Rabu (13/5/2026).

Baca Juga: Bebas Unsur Pidana, Polisi Tutup Penyelidikan Kematian Pemuda di Probolinggo

Dalam proses mediasi tersebut, S secara terbuka mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf atas tindakan intimidasi yang dilakukan.

Pihak berwenang juga memberikan imbauan kepada seluruh penyedia jasa transportasi agar senantiasa menjaga kondusivitas dan memberikan pelayanan yang ramah demi memastikan kenyamanan wisatawan serta menjaga citra positif pariwisata di wilayah Probolinggo.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.