Sabtu, 06 Jun 2026 09:00 WIB

Sopir Angkutan Pelaku Intimidasi Turis Asal China di Probolinggo Minta Maaf

  • Penulis : Yanuar D
  • | Rabu, 13 Mei 2026 21:15 WIB
Proses mediasi ojek online dan sopir angkutan pasca kasus intimidasi terhadap wisatawan asing di Probolinggo. (Foto: Polres Probolinggo Kota/jatimnow.com)
Proses mediasi ojek online dan sopir angkutan pasca kasus intimidasi terhadap wisatawan asing di Probolinggo. (Foto: Polres Probolinggo Kota/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebuah insiden yang melibatkan sopir angkutan umum dan wisatawan mancanegara di depan Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, berakhir dengan permohonan maaf terbuka. Peristiwa yang sempat viral di media sosial ini dipicu oleh pelarangan penggunaan layanan transportasi daring bagi turis asing di kawasan tersebut.

Kejadian bermula pada Senin, 11 Mei 2026, ketika seorang wisatawan asal China merasa terintimidasi setelah dilarang menaiki ojek online oleh oknum sopir angkutan berinisial S, yang sebelumnya disebut tukang ojek pangkalan. Ketegangan muncul akibat gesekan terkait zona jemput antara angkutan konvensional dan transportasi online di area terminal.

Baca Juga: Yadnya Kasada 2026, Momentum Penguatan Budaya dan Harmoni Masyarakat Tengger

Keluhan wisatawan yang diunggah melalui akun Instagram @jinni666888 kemudian memicu respons cepat dari Polres Probolinggo Kota untuk melakukan mediasi.

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula dari unggahan akun Instagram tersebut yang menunjukkan keresahan wisatawan.

Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo

Ia menuturkan bahwa pihak kepolisian segera melakukan mediasi dengan memanggil pengemudi ojek online dan sopir angkutan yang bersangkutan guna memberikan klarifikasi.

“Dengan adanya kejadian ini, pihak sopir angkutan mengakui bersalah dan meminta maaf atas kejadian kemarin,” terangnya, pada Rabu (13/5/2026).

Baca Juga: Viral Pocong Bercelurit di Makam Probolinggo Bikin Resah Warga

Dalam proses mediasi tersebut, S secara terbuka mengakui kesalahannya dan menyampaikan permohonan maaf atas tindakan intimidasi yang dilakukan.

Pihak berwenang juga memberikan imbauan kepada seluruh penyedia jasa transportasi agar senantiasa menjaga kondusivitas dan memberikan pelayanan yang ramah demi memastikan kenyamanan wisatawan serta menjaga citra positif pariwisata di wilayah Probolinggo.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.