Jumat, 19 Jun 2026 11:12 WIB

Momen Lurah di Kota Mojokerto Bersihkan Sampah Penyebab Selokan Mampet

Lurah Mentikan, M Heri Kurniawan mengambil sampah yang menyumbat selokan (Foto: Tangkapan layar video)
Lurah Mentikan, M Heri Kurniawan mengambil sampah yang menyumbat selokan (Foto: Tangkapan layar video)

jatimnow.com - Lurah Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, M Heri Kurniawan membersihkan selokan yang mampet disebabkan sampah menyumbat.

Heri turun langsung membersihkan selokan setelah beberapa rumah warga tergenang air usai hujan dengan intensitas tinggi. Aksi Heri itu juga diunggah akun Instagram @kel_mentikan.

Baca Juga: Balita di Blitar Dilaporkan Hilang, Diduga Terbawa Arus

Salah satu warga, Bariyah (34) mengatakan, aksi lurah itu dilakutkan pada Kamis (12/1/2023), usai hujan turun dan terjadi genangan di Gang Mentikan 1.

"Biasanya setengah jam habis hujan langsung turun. Ini tiga jam gak turun-turun airnya. Teras ini biasanya gak kena, tapi kemarin jadi kena. Gotnya ke sumbat sampah ternyata, tapi langsung di respon Pak Lurah sama RT dan beberapa warga," ungkap Bariyah, Senin (16/1/2023).

Dia menyebut bahwa teras rumahnya yang sebelumnya tidak pernah terendam air hujan malah terkena genangan.

"Biasanya setengah jam habis hujan langsung turun, ini tiga jam gak turun-turun airnya. Teras ini biasanya gak kena, tapi kemarin jadi kena. Got (selokan) kesumbat sampah ternyata, tapi langsung di respon Pak Lurah sama RT dan beberapa warga," ungkapnya.

Sementara Lurah Mentikan, M Heri Kurniawan menjelaskan, ia memilih merespon langsung keluhan laporan warga yang masuk ke @curhatningita. Lantaran sering banjir dan menimbulkan bau tak sedap di sekitar selokan.

Baca Juga: Kisah Bu Diyem, 55 Tahun Mendorong Gerobak Jamu hingga Baitullah

Dirinya berinisiatif karena merasa harus menjadi contoh nyata untuk warganya dalam menyelesaikan permasalahan di lingkungan sekitar. Utamanya persoalan sampah yang menyumbat aliran air dan bisa menyebabkan banjir.

"Saya cuman mencontohkan langsung saja, bagaimana caranya menjaga lingkungan tempat tinggal kita. Di mana harusnya semua warga harus lebih sering gotong royong kerja bakti," terang Heri.

Bahkan saat membersihkan selokan yang mampet akibat sampah menumpuk, jari tengah tangan kanan lurah disengat hewan kalajengking.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Wali Kota Mojokerto Siapkan Sekolah Rakyat

Dia berharap agar warganya mampu bertindak nyata untuk sama-sama menjaga lingkungan. Meski pemerintah daerah selalu siap siaga menanggapi keluhan warganya.

"Setidaknya jangan buang sampah sembarangan, utamanya ke dalam got. Walau pun dinas terkait sudah membuatkan penghalang sampah yang mengalir di got. Kalau gak dibersihkan secara simultan dan bersama-sama ya kan percuma," pungkas Heri.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.