Senin, 15 Jun 2026 19:19 WIB

Teknisi Sidoarjo Tewas di Ketinggian 10 Meter saat Pasang Kabel Orari

Proses evakuasi teknisi di Sidoarjo yang meninggal di atas antena orari (Foto: Ahmad for jatimnow.com)
Proses evakuasi teknisi di Sidoarjo yang meninggal di atas antena orari (Foto: Ahmad for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang teknisi tewas saat sedang melakukan perbaikan di atas antena orari setinggi 20 meter di Perumahan Puri Indah, Sukodono, Sidoarjo, Minggu (15/1/2023).

Pria itu diketahui bernama M. Yunus, warga Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono. Dia ditemukan menggelantung di tali pengamanan pada ketinggian sekitar 10 meter dari tanah.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Tim reaksi cepat BPBD Sidoarjo Niwan Hadi mengatakan bahwa dirinya mendapat informasi awal dari Call Center 110 tentang adanya orang meninggal di atas genteng.

"Setelah sampai TKP, ternyata pengaduan masyarakat yang dimaksud adalah adanya orang kerja yang meninggal saat memanjat antena orari," ujar Niwan.

Menurut Niwan, dari keterangan pemilik rumah, awalnya dia meminta korban memasang kabel antena orari dengan cara memanjat dari atap cor menggunakan alat pengaman atau safety.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Saat korban mencapai setengah tiang, korban tiba-tiba lemas, sehingga disarankan turun oleh pemilik rumah.

Belum sempat turun, korban tidak sadarkan diri dengan kondisi menggelantung pada sabuk pengaman. Saat itulah, korban diduga sudah meninggal.

"Korban meninggal dunia diduga karena kelelahan dan punya riwayat stroke. Tidak ada tanda-tanda laka kerja ataupun terkena tersengat aliran listrik, karena antena dan kabel tidak ada aliran listrik," papar Niwan.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Setelah dievakuasi oleh tim BPBD Sidoarjo, selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.