Kamis, 18 Jun 2026 16:18 WIB

Balita di Jombang Tewas Tenggelam, Penjelasan Kades Begini

Lokasi tenggelamnya balita di dam Kali Bening, Jombang. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Lokasi tenggelamnya balita di dam Kali Bening, Jombang. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Balita berinisial TA (4,5), anak pasangan dari Budi Suryanto dan Putri Alami, warga Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, ditemukan tewas tenggelam di Dam Kali Bening.

Menurut keterangan Subianto (47), warga setempat yang menolong balita menjelaskan, ia mendengar teriakan orang meminta tolong pada pukul 11.00 WIB.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Ada anak memanggil-manggil nama bapaknya, katanya ada anak tenggelam. Terus dia lari saya ikuti berlari. Setelah itu, baru tahu ada anak terapung di sungai," ungkapnya, Jumat (13/1/2023).

Ia menyebut pertama kali melihat jenazah korban sudah dalam kondisi tengkurap di tengah sungai.

"Kondisinya tengkurap, dan badannya sudah membiru, terus kita bawa ke Puskesmas," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kedalaman sungai tersebut diperkirakan lebih dari 1 meter.

Sementara itu, Dimas Wahyu Ramadhana selaku Kepala Desa Tanggalrejo membenarkan peristiwa meninggalnya salah satu balita yang ada di dusun Kali Bening, akibat tenggelam.

Baca Juga: Mandi Usai Main Bola, Bocah Lamongan Tewas Terseret Arus Bengawan Solo

Lebih lanjut ia mengatakan sebelumnya balita tersebut pamit ke orang tuanya membeli makanan. Yang letak rumahnya tak jauh dari lokasi balita tenggelam.

"Anak kecil itu tadi pamit beli jajan. Kayaknya dia (korban) pipis, terus terpeleset. Dan lama gak pulang-pulang, ternyata ditemukan mengapung di sungai," bebernya.

"Korban ini rumahnya tak jauh dari lokasi penemuan. Ya sekitar 150 meter," sambungnya.

Dimas Wahyu menduga jika bocah tenggelam tersebut, sedang buang air kecil kemudian terpeleset. Ia menambahkan, kebanyakan anak kecil bila mandi di sungai, seluruh pakaiannya dilepas.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Sepertinya kencing, terus terpeleset. Nah saat ditemukan pakaiannya lengkap, masih memakai baju dan celana," bebernya.

Ia mengaku pertama kali ditemukan warga, korban sudah dalam kondisi meninggal dan mengapung di sungai. Namun untuk memastikannya, mayat balita sempat dilarikan ke Puskesmas Miagan.

"Tadi dibawa ke puskesmas untuk mengetahui masih hidup apa tidak. Ya ternyata sudah meninggal," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.