Sabtu, 06 Jun 2026 14:51 WIB

Mandi Usai Main Bola, Bocah Lamongan Tewas Terseret Arus Bengawan Solo

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah A yang terseret arus Sungai Bengawan Solo, Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah A yang terseret arus Sungai Bengawan Solo, Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Nasib nahas menimpa seorang bocah berusia 9 tahun asal Lamongan berinisial A. Setelah sempat dilaporkan hilang terseret arus, ia akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Bengawan Solo, Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten LamonganSungai Bengawan Solo, Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan pada Sabtu (4/4/2026) siang.

Tragedi ini bermula ketika korban bersama teman-teman sebayanya asyik bermain sepak bola di lapangan dusun setempat di tengah guyuran hujan pada Jumat (3/4/2026) sore. Usai bermain, mereka berniat membersihkan diri dengan mandi di tepi sungai. Nahas, arus sungai tiba-tiba menyeret tubuh mungil korban hingga tenggelam.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Didit Arie R, memastikan bahwa jasad korban ditemukan oleh tim SAR gabungan tak jauh dari lokasi awal insiden tersebut.

"Korban berhasil ditemukan tidak jauh dari titik awal kejadian, tepatnya pada radius sekitar 100 meter dari lokasi awal ia dilaporkan tenggelam," kata Didit.

Baca Juga: Omzet Harian Tembus Rp 4 Juta, KDMP di Lamongan Disambut Positif Masyarakat

Dalam proses pencarian yang berlangsung selama dua hari tersebut, Unit Siaga SAR Bojonegoro mengerahkan dua Search and Rescue Unit (SRU) air. Tim menyisir secara intensif sisi kanan dan kiri sungai dengan radius mencapai empat kilometer dari lokasi jatuhnya korban.

Selain penyisiran standar, tim SAR juga menerapkan taktik manuver perahu karet di sejumlah titik yang dicurigai. Teknik memutar perahu ini bertujuan untuk menciptakan riak atau gelombang air buatan yang dapat membantu mengangkat benda dari dasar sungai, termasuk tubuh korban yang tenggelam.

Baca Juga: Selama Libur Panjang, Stasiun Lamongan Layani 3 Ribu Penumpang

Pencarian di jalur air turut didukung oleh pemantauan jalur darat. Petugas terus berkoordinasi dengan warga bantaran sungai agar segera melapor jika melihat tanda-tanda keberadaan korban.

Didit menambahkan, proses evakuasi jenazah berjalan lancar tanpa kendala berarti. Saat ini, jenazah Alzam telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga di rumah duka untuk dimakamkan.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.