Rabu, 22 Jul 2026 07:47 WIB

Mandi Usai Main Bola, Bocah Lamongan Tewas Terseret Arus Bengawan Solo

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah A yang terseret arus Sungai Bengawan Solo, Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah A yang terseret arus Sungai Bengawan Solo, Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com - Nasib nahas menimpa seorang bocah berusia 9 tahun asal Lamongan berinisial A. Setelah sempat dilaporkan hilang terseret arus, ia akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Bengawan Solo, Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten LamonganSungai Bengawan Solo, Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan pada Sabtu (4/4/2026) siang.

Tragedi ini bermula ketika korban bersama teman-teman sebayanya asyik bermain sepak bola di lapangan dusun setempat di tengah guyuran hujan pada Jumat (3/4/2026) sore. Usai bermain, mereka berniat membersihkan diri dengan mandi di tepi sungai. Nahas, arus sungai tiba-tiba menyeret tubuh mungil korban hingga tenggelam.

Baca Juga: Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Didit Arie R, memastikan bahwa jasad korban ditemukan oleh tim SAR gabungan tak jauh dari lokasi awal insiden tersebut.

"Korban berhasil ditemukan tidak jauh dari titik awal kejadian, tepatnya pada radius sekitar 100 meter dari lokasi awal ia dilaporkan tenggelam," kata Didit.

Baca Juga: Diduga Karena Korsleting Listrik, Kantor LSM di Lamongan Terbakar

Dalam proses pencarian yang berlangsung selama dua hari tersebut, Unit Siaga SAR Bojonegoro mengerahkan dua Search and Rescue Unit (SRU) air. Tim menyisir secara intensif sisi kanan dan kiri sungai dengan radius mencapai empat kilometer dari lokasi jatuhnya korban.

Selain penyisiran standar, tim SAR juga menerapkan taktik manuver perahu karet di sejumlah titik yang dicurigai. Teknik memutar perahu ini bertujuan untuk menciptakan riak atau gelombang air buatan yang dapat membantu mengangkat benda dari dasar sungai, termasuk tubuh korban yang tenggelam.

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Pencarian di jalur air turut didukung oleh pemantauan jalur darat. Petugas terus berkoordinasi dengan warga bantaran sungai agar segera melapor jika melihat tanda-tanda keberadaan korban.

Didit menambahkan, proses evakuasi jenazah berjalan lancar tanpa kendala berarti. Saat ini, jenazah Alzam telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga di rumah duka untuk dimakamkan.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.

Panitia Muktamar NU Mulai Susun Cetak Biru Persiapan di Tambakberas Jombang

Panitia Muktamar Ke-35 NU mulai menyusun blueprint persiapan dari akomodasi, lokasi sidang hingga pengamanan di Tambakberas, Jombang.