Jumat, 19 Jun 2026 23:19 WIB

Sempat Molor, Perbaikan 51 Jalan yang Didanai PEN di Ponorogo Akhinya Kelar

Proyek perbaikan jalan yang didanai dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kabupaten Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/Jatimnow.com)
Proyek perbaikan jalan yang didanai dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kabupaten Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/Jatimnow.com)

jatimnow.com - Proyek perbaikan jalan di 51 titik di Kabupaten Ponorogo yang didanai program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) akhirnya selesai dikerjakan. Target pengerjaan sebenarnya kelar akhir November 2022 lalu.

Jalan sepanjang 140,2 Km telah berhasil diperbaiki. Nilai proyek tersebut memang belum bisa mencukupi seluruh kerusakan jalan yang ada di Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Menurut data dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo, dari 221,8 Km jalan yang rusak di tahun 2022, baru 188,2 Km yang bisa diperbaiki dengan menggunakan dana PEN dan juga dari Dana Alokasi Umum (DAU). Dengan rincian 140,2 Km didanai dari PEN dan 48 Km dari DAU.

"Jadi jalan yang rusak masih ada sekitar 40-an kilometer (yang seharusnya tinggal 30-an kilometer). Kenapa bisa begitu? Karena begini, hitungan ketika waktu pengajuan PEN kemarin, seperti Carat ke utara itu kondisinya sedang (rusak ringan). Namun karena tidak segera tertangani oleh tambalan dan juga karena kondisi cuaca hujan yang luar biasa, akhirnya laju kerusakannya menjadi tinggi sehingga kondisinya sekarang jadi rusak berat," papar Kepala DPUPKP Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo, Kamis (12/1/2023).

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Menurutnya, di Ponorogo laju kerusakan jalan itu pasti ada, sekitar 2 persen atau sekitar 40-50 Km per tahun. Dan saat ini nilai laju perbaikan jalan di Ponorogo sudah lebih dari 2,5 persen. Sehingga diharapkan kekurangan jalan yang belum diperbaiki akan segera teratasi.

"Insya Allah begitu (segera teratasi). Nanti kita akan bergeser, tanggung jawab kita tidak hanya jalan kabupaten saja tapi juga jalan poros desa," pungkasnya.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Perbaikan Infrastruktur Triwulan Kedua di Tulungagung Terancam

Reporter: Ahmad Fauzani

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.