Senin, 15 Jun 2026 11:07 WIB

Duh... Laki-laki di Tulungagung Banyak yang Jadi Pengangguran

Pencari kerja di Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pencari kerja di Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Tulungagung mengalami peningkatan di Tahun 2022 lalu.

Badan Pusat Statistik (BPS) Tulungagung mencatat, terdapat puluhan ribu masyarakat yang berstatus pengangguran. Angka pengangguran didominasi laki-laki. Pandemi yang terjadi disebut menjadi salah satu penyebab tingginya angka pengangguran itu.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Koordinator Fungsi Statistik BPS Tulungagung, Suci Handayani mengatakan, untuk mengetahui jumlah perkiraan angka pengangguran di Tulungagung, dihitung dengan melihat usia angkatan kerja.

Usia angkatan kerja ini berkisar mulai usia 15 tahun ke atas. Dalam penduduk usia kerja, juga dibagi antara angkatan kerja dan bukan angkatan kerja. Sedangkan angkatan kerja juga masih dibagi dengan angkatan kerja yang bekerja dan pengangguran.

"Dan berdasarkan penghitungan kami, ada sekitar 40 ribu warga yang berstatus pengangguran," ujar Suci, Rabu (11/1/2022).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Berdasarkan TPT, di Tulungagung pada Tahun 2021 mencapai 6,65 persen. Sedangkan 2022, bertambah 1,73 persen. Pengangguran didominasi oleh laki-laki dengan 7,51 persen. Sedangkan perempuan 5,49 persen.

"Berdasarkan data yang ada, pengangguran di Tulungagung didominasi oleh laki-laki," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Meningkatnya pengangguran ini juga dampak dari pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. Secara global pandemi berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Meskipun saat ini memasuki masa pemulihan ekonomi, tapi dampaknya terhadap angka pengangguran masih belum terlihat.

"Kenaikan angka pengangguran justru masih terjadi pada masa pemulihan ekonomi," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.