Rabu, 17 Jun 2026 17:47 WIB

Tergeletak di Pinggir Jalan, Warga Krian Meninggal Misterius saat di Rumah Sakit

jatimnow.com - Seorang warga Desa Jeruk Gamping, Krian berinisial AJ (25) meninggal dunia saat jalani perawatan di RSUD Sidoarjo. Sebelum meninggal, korban ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Raya Mbah Kasiron, Cemandi, Sedati.

Berdasar pada informasi yang berhasil dihimpun, korban ditemukan warga sekitar pada Jumat (30/12/2022) dini hari sekira pukul 01.30 WIB

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Warga yang melihat korban tergeletak di pinggir jalan, saat itu tidak langsung menolong karena takut. Mereka lantas mengabarkan ke Perangkat Desa Cemandi untuk bersama-sama melihat kondisi korban.

Tak berselang lama, korban akhirnya dibawa warga menuju ke RSUD Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan. Nahas, pada Selasa (3/1/2022) sekira pukul 19.30 WIB. Korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

Keluarga yang merasa janggal dengan kematian korban, berinisiatif melaporkan kejadian ini ke Polsek Krian. Akhirnya sebelum korban dikebumikan, jasad korban dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Porong guna mengetahui sebab kematiannya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Kanit Reskrim Polsek Sedati Iptu Sudarso saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya menerima pemberitahuan dari Polsek Krian terkait meninggalnya korban yang saat itu ditemukan di kawasan Kecamatan Sedati.

"Ya, benar. Korban saat itu ditemukan di Desa Cemandi dengan beberapa luka lebam di tubuhnya. Namun, pihak keluarga tidak langsung melaporkan ke kami. Baru setelah korban meninggal, kami dihubungi oleh Polsek Krian terkait kejadian ini," ujar Sudarso, Rabu (4/1/2022).

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Lebih lanjut, Sudarso menerangkan kasus meninggalnya pekerja kolam pancing asal Krian tersebut hingga kini masih dalam pendalaman oleh pihak kepolisian.

"Kami belum bisa memastikan apakah korban penganiayaan atau bukan. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil autopsi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.