Jumat, 19 Jun 2026 10:07 WIB

Korban Penipuan Kerja ke Australia, 3 Orang Lapor Polres Jombang

Korban dugaan penipuan penyaluran tenaga kerja ke luar negeri. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Korban dugaan penipuan penyaluran tenaga kerja ke luar negeri. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimow.com - Kasus dugaan penipuan berkedok rekrutmen tenaga kerja ke Australia di Jombang, tengah diselidiki Polres Jombang.

Upaya penyelidikan ini dilakukan usai sejumlah korban penipuan melaporkan ke kantor Satreskrim Polres Jombang, Selasa (3/1/2023).

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Kasat Reskrim polres Jombang, AKP Giadi Nugraha membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari para korban penipuan berkedok rekrutmen tenaga kerja ke Australia.

"Benar, sudah kami terima laporan terkait dugaan penipuan calon Tenaga Kerja Indonesia di Kabupaten Jombang, saat sedang kami tindaklanjuti," ungkap Giadi.

Giadi menyebut untuk melakukan penyelidikan awal kasus tersebut, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

"Kita koordinasikan dengan saksi dulu, nantinya akan kita lakukan pemanggilan hari ini," bebernya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Tak hanya itu, Giadi mengaku pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Polsek Mojowarno untuk mendalami siapa saja yang terlibat dalam kasus ini.

"Kita juga akan koordinasi dengan Polsek Mojowarno, sebagai bahan tambahan melakukan gelar perkara hari ini," paparnya.

Giadi mengaku saat ini sudah ada tiga korban penipuan berkedok rekrutmen tenaga kerja ke Australia yang melaporkan ke Polres Jombang.

Baca Juga: Cuan 24 Kali Lipat, Investor One Global Capital Raup Rp1,2 Triliun di Sydney

"Sudah ada tiga korban yang memberikan laporan secara resmi. Saya berharap korban lainnya agar segera memberikan laporan resmi ke Polres Jombang," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 32 orang diduga menjadi korban penipuan penyaluran tenaga kerja migran ke Australia. Korban tertipu lantaran ada iming-iming gaji besar, dan wajib menyerahkan duit dengan besaran bervariasi.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.