Minggu, 21 Jun 2026 20:07 WIB

Ini Hasil Visum Pria Probolinggo yang Meninggal di Lokasi Banjir Sampang

Korban diserahkan kepada keluarganya dibawa ke Probolinggo setelah selesai dilakukan visum di Puskesmas Kamoning. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Korban diserahkan kepada keluarganya dibawa ke Probolinggo setelah selesai dilakukan visum di Puskesmas Kamoning. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pria asal Probolinggo yang meninggal di lokasi banjir Sampang telah divisum. Polisi temukan ada luka di bagian tubuh korban.

Diketahui korban merupakan warga Probolinggo atas nama Muhammad Romli (27). Korban ditemukan mengambang di salah satu rumah yang tergenang banjir. 

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Kapolsek Sampang AKP Tomo menyampaikan ada luka pada tubuh korban. Itu setelah dilakukan visum di Puskesmas Kamoning, Sampang. Namun, diduga akibat ada benturan. 

"Ada luka di tangan kiri korban. Kemungkinan karena benturan. Sekarang korban sudah diserahkan kepada keluarganya," katanya, Minggu (1/1/2023)

Diungkapkan, dari keterangan orang terdekat korban diduga meninggal akibat tersangat listrik. Sebab korban sempat pamit mengambil alat pengisi baterai handphone ke rumah lain. Namun korban tidak kembali. 

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Berselang sejam, orang dekat korban melihat sudah mengambang di dalam rumah. Sehingga kasus itu dilaporkan dan dilakukan evakuasi. 

"Sekitar sejam dari pamit mengambil charger handphone korban tidak kembali. Setelah itu ditemukan mengambang di dalam sebuah rumah, " katanya. 

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

Terpisah, Kepala BPBD Sampang Asroni mengatakan visum dilakukan di Puskesmas Kamoning. Sebab tidak memungkinkan dilakukan di lokasi banjir. 

"Permintaan polisi untuk divisum di Puskesmas. Kami berharap masyarakat berhati-hati," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.