Senin, 15 Jun 2026 02:30 WIB

Ahli Fengsui Ramalkan Jokowi Punya Ambisi Besar, Tiga Periode?

Pakar fengsui dan astrologi, Suhu Guntur Yeremia Chandra (Dok. Rama Indra/jatimnow.com)
Pakar fengsui dan astrologi, Suhu Guntur Yeremia Chandra (Dok. Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com- Dalam hitungan mundur, tahun 2022 akan segera berakhir. Tahun 2023 menjadi tahun ganjil yang diprediksi menapaki sederet peristiwa hebat, mulai dari politik, ekonomi, dan musibah bencana.

Pakar fengsui dan astrologi, Suhu Guntur Yeremia Chandra mengatakan bahwa tahun 2023 adalah tahun Kelinci Air berelemen logam. Menurutnya, unsur ini membuat Indonesia akan melewati beragam peristiwa.

Baca Juga: Dari Kremlin ke Dunia, Memahami Manuver Indonesia di Tengah Pusaran Global

"Tahun 2023 akan didominasi dengan pemberitaan gejolak politik memanas di pemerintahan, bencana, dan pembahasan ekonomi tidak begitu runyam," kata Suhu Guntur kepada jatimnow.com, beberapa waktu lalu.

Tolok ukurnya, lajut Suhu Guntur, kemelut di sektor politik dan ekonomi disebabkan ambisi Presiden Joko Widodo.

"Nantinya ada campur tangan pak Jokowi di dalam percaturan politik (Pemilu 2024) pada tahun 2023, yang mana ia berkeinginan melanggengkan kekuasaan dan tiga periode jabatan, isunya akan naik ke permukaan," jelasnya.

Menurut Suhu Guntur, dari situ akan berakibat pada banyaknya gelaran demonstrasi di mana-mana sepanjang tahun 2023.

"Atas tanda-tanda dan ambisi tiga periode ini sudah ada, jelas dilihat dari pengambilan sikap MPR atas isu tersebut dan dari relawan pendukung," lanjut Suhu Guntur.

Namun demikian, ditambahkan Suhu Guntur, efek ambisius itu akan berakibat pada stabilnya bidang ekonomi di Indonesia.

Baca Juga: Petualangan Berujung Petaka, Bagaimana Masa Depan Eks Marinir di Ukraina?

"Gejolak gangguan ekonomi itu tidak akan terjadi, sebab pertaruhannya juga menyangkut nama baik Jokowi atas ambisi kekuasaan," ucapnya.

Adapun para ahli mengatakan bahwa Indonesia akan mengalami krisis ekonomi tahun 2023 dianggap kurang tepat.

Karena, siklus itu hanya terjadi di negara luar, dan tidak menyangkut Indonesia. Termasuk masalah minyak dan juga gas alam, sebagai dampak dari konflik Rusia atas Ukraina.

"Walaupun seketika politik 2023 memanas, semua itu pada akhirnya masih bisa diredam," tambahnya.

Baca Juga: Nyesel Jadi Tentara Bayaran Rusia? Mantan Marinir Ini Minta Dipulangkan

Sedangkan, musibah bencana di Indonesia tahun 2023 ini, akan bermunculan seperti banjir, longsor, angin kencang dan gunung meletus.

Dalam pesannya, semua masih dalam koridor aman dan terkendali, karena penyebaran virus corona seperti tahun lalu sudah mereda.

"Tidak usah terlalu panik. Itu sudah umum terjadi, dan penyakit aman-aman saja tidak akan terjadi lagi lockdown karena virus-virus sebelumnya akan menjadi sakit flu biasa," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.