Minggu, 21 Jun 2026 10:22 WIB

Kebanjiran Order, Perajin Bendera di Tulungagung Kesulitan Bahan Baku

  • Penulis :
  • | Senin, 06 Agu 2018 19:51 WIB
Penjahit tengah menyelesaikan pesanan bendera dan umbul-umbul
Penjahit tengah menyelesaikan pesanan bendera dan umbul-umbul

jatimnow.com - Memasuki bulan Agustus, para perajin bendera dan umbul-umbul di Kabupaten Tulungagung mengaku kebanjiran orderan.

Jumlah orderan meningkat hingga 70 persen dibanding bulan sebelumnya. Meskipun begitu, para perajin ini juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan baku kain.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Imam Safii salah satu perajin bendera dan umbul-umbul mengatakan, jenis kain kaca yang digunakan sebagai bahan baku sulit didapatkan. Jika ada, harganya saat ini sudah naik.

"Dulu sebelum Agustus harga kain per 90 cm Rp 4.000 kini naik menjadi Rp 7.000," ujarnya.

Akibatnya para perajin membatasi jumlah pesanan bendara dan umbul-umbul. Peningkatan pesanan ini sudah terjadi sejak pertengahan Juli lalu.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Dibulan sebelumnya atau hari–hari biasa, ia hanya melayani hingga 300 buah. Kini permintaan tersebut meningkat hingga 2.500 buah.

Selain untuk memenuhi permintaan pasar lokal, pesanan bendera dan umbul-umbul ini juga berasal dari berbagai daerah lain seperti Kediri, Blitar, Nganjuk dan Trenggalek.

Imam menjual bendera dan umbul-umbul ini dengan harga yang relatif terjangkau, mulai Rp 10 ribu hingga Rp 130 ribu. "Tergantung ukuran, semakin besar pasti semakin mahal," ungkapnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Reporter: Wanda R Putri
Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.