Rabu, 17 Jun 2026 01:07 WIB

Ada Sederet Kasus di Sidoarjo Belum Terungkap Pada 2022, Begini Kata Kapolres

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dari total 800 kasus yang telah masuk dan ditangani Polresta Sidoarjo selama 2022, 35 di antaranya masih gelap dan belum terungkap hingga penghujung tahun.

Kasus paling menonjol yaitu dugaan mutilasi dengan korban wanita yang mayatnya ditemukan di kawasan Kecamatan Jabon pada Mei 2022.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menegaskan bahwa ada beberapa kendala yang mengakibatkan 35 kasus belum terungkap.

"Tentunya ada beberapa kendala yang menjadi alasan bahwa kasus tersebut belum terungkap, contohnya di Jabon itu. Salah satunya kendalanya adalah minimnya bukti-bukti yang ditemukan di lapangan atau di lokasi kejadian," ujar Kusumo usai gelaran rilis, Kamis (29/12/2022).

Menurut Kusumo, minimnya alat bukti tersebut menjadi kendala yang dibilang cukup mempengaruhi pengungkapan beberapa kasus.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Selain minim bukti, minim saksi yang ada di lapangan juga menjadi faktor. Saksi yang melihat atau melaporkan kejadian ini kan juga sangat penting bagi pihak polisi untuk mengungkap kasus," imbuhnya.

Pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya untuk mengungkap kasus tersebut. Di antaranya telah membuka hotline pengaduan bagi masyarakat yang kehilangan sanak keluarganya, tapi hasilnya tetap nihil.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"Sempat ada tiga keluarga yang menghubungi kami. Namun setelah kita tunjukkan ciri-ciri dan kondisi korban seperti apa, ketiga keluarga tersebut ternyata bukan dari keluarga korban," beber Kusumo.

Dari data yang dihimpun jatimnow.com, di kawasan Jabon saja ada tiga kasus yang belum terungkap. Ketiganya adalah penemuan mayat diduga korban mutilasi pada Mei, penemuan mayat wanita di pinggir sungai pada Agustus, dan penemuan jasad bayi dalam tumpukan sampah yang ditemukan pemulung pada Desember 2022.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.