Minggu, 21 Jun 2026 10:17 WIB

Dinkes Sidak Pasar di Mojokerto, Hasilnya Bikin Kita Lebih Teliti Berbelanja

Petugas dari Dinkes Kabupaten Mojokerto saat sidak. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Petugas dari Dinkes Kabupaten Mojokerto saat sidak. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto menemukan beberapa makanan dan minuman (Mamin) tanpa label hingga sudah kedaluwarsa, saat melakukan sidak di pasar tradisional.

Sidak itu digelar di Pasar Legi Mojosari. Petugas Dinkes Kabupaten Mojokerto memeriksa makanan dan minuman yang dijual oleh para pedagang.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Kemasan makanan ringan banyak ditemukan tidak berlabel dan tidak memenuhi syarat edar. Ada juga jajan roti yang sudah kedaluwarsa," kata Kasi Kefarmasian pada Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Kabupaten Mojokerto, Siti Indriastutik, Rabu (28/12/2022).

Tak hanya itu, sejumlah produk minuman juga ditemukan dalam kondisi rusak. Di antaranya, susu kaleng, kemasan jamu seduh, hingga jus buah dalam kemasan karton.

Atas temuan itu, petugas langsung memberikan peringatan terhadap penanggung jawab toko. Kemudian mendata sejumlah makanan kedaluwarsa dan melarangnya menjual kembali.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Sudah kami ambil dan kami kembalikan ke pihak toko untuk disimpan agar tak dijual ke konsumen," bebernya.

Dari sejumlah produk yang ditarik dari peredaran, Dinkes menyebut akan menindaklanjuti terkait temuan saat sidak tersebut.

"Temuan ini nanti akan kita informasikan ke pemilik dan selanjutnya akan kami beri pembinaan. Kemudian, untuk yang PIRT-nya belum ada, kami juga akan memanggil produsennya untuk dibina," paparnya.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Indras menegaskan, terkait maraknya temuan produk Mamin ini, pihaknya bakal lebih menggencarkan razia di sejumlah titik wilayah kabupaten.

"Ini juga untuk menjaga keamanan konsumen dalam mengonsumsi produk Mamin. Kami imbau juga agar masyarakat lebih teliti sebelum membeli produk. Baik untuk kedaluwarsa maupun kemasannya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.