Kamis, 18 Jun 2026 15:49 WIB

Laki-laki Tunawisma Ditemukan Mengapung di Kali Konto Jombang

Mayat laki-laki saat dievakuasi petugas dan warga dari kali Konto, Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo Jombang. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com))
Mayat laki-laki saat dievakuasi petugas dan warga dari kali Konto, Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo Jombang. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com))

jatimnow.com - Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan warga mengapung di aliran Kali Konto, yang ada di Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Minggu (25/12/2022), sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Bandarkedungmulyo, AKP Sulianto mengatakan berdasarkan keterangan warga, mayat laki-laki tanpa identitas itu merupakan tuna wisma atau gelandangan yang sering dijumpai warga di sekitar kolong jembatan Kayen.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Korban ini Mr. X, karena tidak ditemukan identitas apapun. Diperkirakan korban ini gepeng, karena kalau sore hari tidurnya di bawah jembatan, di bibir sungai, tempat tidurnya itu sekitar 40 sampai 50 sentimeter," ungkapnya.

Berdasarkan hasil analisa, lanjutnya, tempat tidur yang minim ruang gerak, kuat dugaan korban terjatuh ke sungai pada saat tidur.

"Diperkirakan korban ini pada saat mau miring ke kiri atau ke kanan, terjatuh ke sungai," katanya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Lebih lanjut Sulianto mengatakan jika pada saat korban terjatuh ke sungai, kemungkinan bagian tubuh korban terbentur benda keras di sungai.

"Besar kemungkinan wajahnya terbentur benda-benda di sekitar sungai. Misalnya batu atau plengseng, yang mengenai organ tubuhnya," katanya.

Kawasan Bandarkedungmulyo pada Sabtu (24/12/2022) hujan turun dengan lebat. Kondisi ini membuat mayat korban hanyut terbawa aliran sungai sejauh 50 meter dari kolong jembatan.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

"Informasi dari masyarakat, korban ini kerap tidur di bawah jembatan saat sore, dan baru keluar mencari makanan jelang pagi," pungkasnya.

Lebih rinci, ia menjelaskan ciri-ciri korban berjenis kelamin laki-laki, memiliki jenggot, kurus, tinggi badan sekitar 165 sentimeter, dan memakai celana warna coklat serta memakai baju.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.