Jumat, 19 Jun 2026 12:21 WIB

Mantan Kades di Lamongan Tewas Gantung Diri, Motifnya Sedih Banget

foto: ilustrasi jatimnow.com.
foto: ilustrasi jatimnow.com.

jatimnow.com - GP (67) warga Desa/Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Ia ditemukan putranya, Ela Ramadhani Purnama pada Sabtu (24/12/2022) pagi.

Padahal sehari sebelumnya, Ela Ramadhani diminta mendatangi rumah ayahnya. Saat itu ia diminta untuk melihat ke belakang rumah korban.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Ela datang berkunjung ke rumah korban, dikarenakan korban seolah-olah memberi pesan kepada Ela, untuk datang ke rumah pukul 07.00 WIB. Ayahnya berpesar, menyuruh Ela mencari korban di belakang rumah," ungkap Kapolsek Sukodadi, Iptu Lazip, Sabtu (24/12/2022).

Sebelumnya Ela tak menduga jika permintaan yang ditinggalkan itu adalah untuk melihat dan mencari sang ayah yang rupanya berniat gantung diri.

"Setiba di rumah korban, Ela bersama saksi M Afif (perangkat desa) langsung mencari korban di kamar. Tapi keduanya tidak menemukan korban. Barulah setelah melihat ke belakang rumah, keduanya mendapati korban sudah dalam kondisi tergantung," ujarnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Dari info yang dihimpun, alasan aksi gantung diri itu lantaran masalah ekonomi dan penyakit yang diduga memicu depresi hingga berujung gantung diri.

"Dari keterangan keluarga korban, GP memiliki riwayat penyakit jantung dan terlilit utang. Nah, saat mengakhir nyawa itu, korban ditemukan tergantung dengan tali tampar, di pohon sukun," paparnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Lazip menerangkan, jika GP merupakan mantan kades desa setempat pada tahun 2009. Korban dikenal cukup dihormati di desa tersebut.

"Benar yang bersangkutan pernah menjabat kades pada tahun 2009 silam," tutupnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.