Sabtu, 20 Jun 2026 05:42 WIB

Lepas 75 Mahasiswa Tuntaskan PMM, Rektor UTM: Kenalkan Budaya Madura pada Semua

Universitas Trunojoyo Madura melepas 75 mahasiswa program PMM di Surabaya. (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Universitas Trunojoyo Madura melepas 75 mahasiswa program PMM di Surabaya. (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas Trunojoyo Madura (UTM) resmi melepas 75 mahasiswa inbound yang tergabung dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka II (PMM 2). Pelepasan PMM 2 semakin menarik dengan mengusung konsep ragam pakaian adat daerah.

Sebanyak 75 mahasiswa yang berasal dari 29 perguruan tinggi di Indonesia tersebut sebelumnya menempuh pertukaran mahasiswa bertema "Menjadi Taretan Nusantara Mewujudkan Merdeka Belajar" selama satu semester.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

"Kemendikbud Ristek menggandeng mahasiswa di Indonesia dengan PMM, yang terfokus pada modul nusantara," ujar Person In Charge (PIC) PMM 2 UTM, Siti Fadjryana Fitroh kepada jatimnow.com, Jumat (23/12/22).

"Perkuliahan mahasiswa inbound nantinya akan terkonversikan langsung menjadi 20 sks," jelasnya.

Modul nusantara, lanjut Fitroh, berisi materi Kebhinnekaan, refleksi, inspirasi dan kontribusi sosial. Sementara selama PMM 2, 75 mahasiswa inbound menjalani perkuliahan di 5 fakultas UTM.

"PMM ini dimulai sejak bulan Agustus 2022 sampai Januari 2023 yang menempati Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, FISIB, FIP dan FKis," imbuhnya.

Baca Juga: Sarjana Pertanian Pulang Kampung, Garap Budidaya Pisang di Tambelangan

Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Dr. Safi'.Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Dr. Safi'.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UTM Dr. Safi' menyebut mahasiswa yang mengikuti PMM 2 di UTM merupakan muda-mudi terbaik penerus bangsa.

"Pengabdian mereka tidak hanya di Madura saja, tapi menyaksikan sendiri. Mereka juga menjangkau Sampang, Pamekasan, hingga pulau-pulau kecil," tutur Dr. Safi' yang baru saja dilantik sebagai rektor pada pekan ini.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Menurutnya, PMM adalah program yang baik untuk sharing antar perguruan tinggi di Indonesia.

"Diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi di Indonesia, sampai pada titik dimana masyarakat memahami, bahwa kuliah di manapun itu sama saja," tegasnya.

"Harapan kami, mereka bisa mengetoktularkan nilai positif yang didapat dari kampus kami (UTM), terlebih mengenai budaya asli Madura dikenalkannya kepada sanak teman dan saudara di daerah lingkungan asal mereka," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.