Rabu, 17 Jun 2026 11:40 WIB

Kedatangan Penumpang di Stasiun Tulungagung Mulai Meningkat

Penumpang yang turun di Stasiun Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Penumpang yang turun di Stasiun Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kedatangan penumpang di Stasiun Tulungagung mulai mengalami lonjakan, Jumat (23/12/2022). Hal ini bertepatan dengan masuknya musim libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Penumpang yang turun di stasiun ini didominasi dari pengguna kereta api lokal. Selain itu jumlah penumpang yang berangkat juga meningkat dibanding hari biasa. Peningkatan penumpang ini mencapai 40 persen. Diperkirakan jumlahnya masih bisa naik lagi saat libur Nataru.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala Stasiun Tulungagung, Sudaryoto mengatakan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah penumpang saat ini mengalami kenaikan. Sebab tahun kemarin masih dalam masa pandemi dan ada beberapa pembatasan bagi penumpang. Sedangkan tahun ini, ada pelonggaran peraturan untuk penumpang kereta api.

"Kenaikan jumlah penumpang sudah terjadi sejak kemarin. Kalau hari ini, ada 400 penumang KA jarak jauh dan 1.000 penumpang KA lokal," ujar Sudaryanto, Jumat (23/12/2022).

Sudaryoto menerangkan, untuk pemesanan tiket kereta api lokal harus dilakukan 7 hari sebelum keberangkatan. Sedangkan untuk tanggal 24 dan 25 Desember 2022 tiket kereta api lokal sudah ludes terjual habis.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Puncak kenaikan jumlah penumpang diprediksi akan terjadi mulai hari ini hingga 25 Desember 2022. Hal ini disebabkan karena mendekati perayaan natal dan libur sekolah. Jadi banyak masyarakat yang menggunakan momen ini untuk melakukan mudik.

"Tiket kereta api lokal untuk besok dan tanggal 25 sudah habis semua, tinggal jarak jauh saja," tuturnya.

Untuk mengantisipasi kenaikan penumpang, PT KAI juga mengoperasikan kereta tambahan, yaitu KA Gajayana, KA Brantas dan KA Majapahit. Pihaknya mengimbau kepada penumpang untuk yang kereta api lokal, minimal vaksin pertama harus dipenuhi.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sedangkan untuk kereta api jarak jauh, sudah harus booster dan untuk umur 0 sampai 6 tahun harus didampingi oleh orangtua serta anak usia 6 sampai 17 harus vaksin kedua.

"Kita juga ada posko vaksin di stasiun bagi penumpang yang membutuhkan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.