Sabtu, 20 Jun 2026 15:40 WIB

Jukir Desak Pemkab Sidoarjo Putus Kontrak Pihak Ketiga Pengelola Parkir

Aksi puluhan jukir di depan kantor Pemkab Sidoarjo menuntut pemutusan PT ISS sebagai pengelola lahan parkir. (foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Aksi puluhan jukir di depan kantor Pemkab Sidoarjo menuntut pemutusan PT ISS sebagai pengelola lahan parkir. (foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan juru parkir (Jukir) di Sidoarjo mendatangi Kantor Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, untuk memutus kontrak pihak ketiga PT Indonesia Sarana Service (ISS). Permintaan ini diajukan guna mengatasi carut marut tata kelola parkir di Kota Delta.

Kordinator Paguyuban Jukir Sidoarjo Muhaimin Kholid saat ditemui di lokasi menegaskan bahwa pihak PT ISS, selaku pengelola parkir banyak melanggar Perjanjian Kerjasama (PKS). Akibatnya merugikan PAD dan merugikan para jukir.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

“Jukir ini sebenarnya pahlawan APBD. Karena dari retribusi parkir, teman-teman jukir berharap bisa lebih maksimal lagi,” katanya kepada awak media, Kamis (22/12/2022).

Para jukir dalam aksinya menuntut tiga hal dari Pemkab Sidoarjo. Di antaranya memutus kerja sama PT ISS, Pemkab Sidoarjo harus menolak addendum dari PT ISS, dan mengembalikan pengelolaan parkir kepada Dinas Perhubungan.

“Pemkab Sidoarjo jangan mau dikendalikan pihak PT ISS, karena banyak kesepakatan yang dilanggar. Terutama terkait gaji yang tidak sesuai, hingga kesejahteraan para jukir dengan BPJS selama ini tidak ada” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi mengaku alan menampung aspirasi dan tuntutan para Jukir Sidoarjo.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Subandi mengaku telah berkordinasi dengan Dinas Perhubungan Sidoarjo untuk memutus kerja sama dengan PT ISS.

“Itu boleh dilakukan (pemutusan kerjasama dengan PT ISS), karena ini sudah ada SK dari bupati. Jadi kita harus menghormati SK tersebut,” ujarnya.

“Biarkan nanti kita komunikasikan dengan Gus Bupati (Ahmad Mudlor Ali), terkait pembatalan SK itu,” lanjut Subandi, yang juga Ketua DPC PKB Sidoarjo itu.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Ia mengakui pemutusan kerja sama dengan PT ISS masih perlu dikaji lebih lanjut. Kalau memang hasil kajian tersebut diketahui merugikan PAD Sidoarjo maka dapat dilakukan pemutusan kerja sama.

“Kalau memang parkir, PT ISS yang dianggap tidak maksimal dan dianggap merugikan PAD Kabupaten Sidoarjo,” pungkasnya

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.