Jumat, 19 Jun 2026 12:59 WIB

Jombang Punya 5.157 Ha Lahan Tembakau, Bupati Instruksikan Gali Potensi demi PAD

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat meresmikan gudang tembakau, di Desa Bendungan, Kecamatan Kudu. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat meresmikan gudang tembakau, di Desa Bendungan, Kecamatan Kudu. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tanaman tembakau masih menjadi pilihan utama bagi para petani di wilayah utara Brantas, Kabupaten Jombang. Sedikitnya ada 5 kecamatan yang memiliki yang memiliki lahan untuk tanaman tembakau.

Untuk itu, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab mengintruksikan pada dinas terkait untuk menggali potensi tanaman tembakau. Sehingga bisa menambah pemasukan asli daerah (PAD).

Baca Juga: PTPN I Regional 5 Gandakan Lahan Tembakau Klaten, Bangun 38 Sumur Bor

Menurut keterangan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Mochamad Roni, pada tahun 2022 saja luasan tanam tembakau mencapai 5.157 hektare.

"Sejumlah kecamatan di Jombang menjadi sentra tanaman bahan baku rokok. Yang nilai dari hasil penjualan mencapai ratusan miliar rupiah," ungkapnya, Rabu (21/12/2022).

Lebih lanjut ia menjelaskan lima kecamatan yang menjadi sentra tembakau adalah, Kecamatan Kabuh, Kudu, Ploso, Ngusikan dan Plandaan.

"Luas tanam data terbaru 5.157 ton dengan total hasil produksi mencapai 34 ribu ton," ucapnya.

Ia merinci, luasan lahan tersebut paling banyak berada di Kecamatan Kabuh yang luasnya mencapai kurang lebih 2.400 hektare. Selanjutnya, Kecamatan Ploso seluas 1.065 hektare. Sisanya di Kecamatan Kudu, Plandaan dan Ngusikan.

"Paling sedikit luasan tanam tembakau di Kecamatan Ngusikan seluas 67 hektare," katanya.

Baca Juga: Optimis Menanam, Petani Bondowoso Minta Perlindungan Regulasi Tembakau

Ia menjelaskan total produksi tanaman tembakau ini mencapai 34 ribu ton. Untuk penjualannya ada beberapa macam.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Mochamad Roni.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Mochamad Roni.(Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

"Dijual dalam bentuk daun tembakau basah dengan kisaran harga 3 ribu rupiah sampai Rp5 ribu. Bila diambil harga termurah Rp3 ribu, maka nilai kapital yang diperoleh mencapai Rp102 miliar," jelasnya.

"Beda jika dijual dalam bentuk rajangan kasar, rajangan halus atau janturan yang harganya jauh lebih tinggi, bisa dipastikan jauh lebih tinggi kapital didapat," tegasnya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Sementara itu, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, menerangkan tembakau sebagai tanaman pertanian perkebunan yang berpotensi tinggi.

"Dinas harus memberikan perhatian serius. Pasar potensial, ada 2 buyer langganan tembakau Jombang," terang Bupati.

Untuk itu, dinas terkait bisa memaksimalkan hasil cukai dari konsumsi rokok, sebagai pendapatan daerah untuk memberikan bantuan kepada petani tembakau.

"Dana bagi hasil cukai untuk pembangunan gudang tembakau, timbangan motor roda tiga, alat perajangan. Selain itu, Dinas bisa memfasilitasi jejaring pemasaran antara pembeli dan petani agar terjalin komunikasi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.