Sabtu, 20 Jun 2026 14:11 WIB

Relokasi Pedagang Pasar Larangan Sidoarjo Diadang Emak-emak, Siap Sumpah Pocong!

Petugas keamanan diadang oleh puluhan pedagang. (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Petugas keamanan diadang oleh puluhan pedagang. (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Penolakan relokasi di Pasar Larangan, Candi, Sidoarjo diwarnai aksi saling dorong antara pedagang pasar dengan petugas keamanan.

Para pedagang pasar yang didominasi emak-emak tersebut sepakat menolak direlokasi karena beberapa alasan. Diantaranya adalah pedagang merasa dibohongi oleh pihak pemerintah selaku pengelola pasar karena menurutnya selama ini biaya retribusi selalu disetorkan ke pihak pengelola pasar.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Kami sepakat menolak direlokasi. Di sini kami sudah belasan tahun. Kami juga tertib bayar retribusi, bayar sampah, dan bayar listrik. Kalau mau buka-bukaan, oknumnya juga masih ada," kata Hafid pedagang pasar yang ditemui di lokasi, Senin (19/12/2022).

Upaya mediasi oleh Satpol PP dengan pedagang di Kantor Pasar Larangan. (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)Upaya mediasi oleh Satpol PP dengan pedagang di Kantor Pasar Larangan. (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Hafid memaparkan rencananya para pedagang yang menempati sebelah timur pasar tepatnya depan ruko-ruko, akan direlokasi oleh Pemkab ke bagian barat pasar.

"Jumlah kami di sini sekitar 200 orang pedagang, kalau dipindah ke bagian barat pasar hanya muat 50 pedagang. Sisanya bakal ditaruh mana?," imbuhnya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Hingga berita ini ditulis, perwakilan pedagang pasar sedang melakukan mediasi dengan dinas-dinas terkait di kantor Pasar Larangan, Sidoarjo.

Terlihat ratusan petugas gabungan dari Satpol PP, Polisi, dan TNI masih disiagakan di beberapa titik yang ada di Pasar Larangan, Sidoarjo.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.