Kamis, 18 Jun 2026 17:51 WIB

Pria Dibegal Gerombolan Bersenjata Tajam di Mojokerto, Pelakunya Gangster?

ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Seorang pria menjadi korban pembegalan oleh gerombolan pemotor yang diduga merupakan gangster di Jalan Teratai Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Akibatnya tas yang berisi uang Rp5,250 juta milik korban Dheny Cantona Hidayat (25) warga perumahan Pondok Teratai Kecamatan Sooko itu raib diambil para gerombolan yang bersenjata tajam.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Istri korban, Avinda Tri Anggraini mengatakan, waktu itu suaminya yang merupakan pekerja ekspedisi itu pulang kerja.

"Sekitar pukul 02.00 Jumat dini hari, menuju Jalan Teratai (Sooko). Waktu itu suami saya perjalanan ke rumah, pulang kerja," kata Avinda saat ditemui wartawan, Minggu (18/12/2022).

Ia menambahkan, suaminya yang mengendarai motor seorang diri lalu dipepet dua motor dari belakang. Lalu kiri pelaku berboncengan dan satu motor lagi dari sebelah kanan. Pelaku yang ada di kiri mencoba merampas tas selempang milik korban dan sempat menendang motor suaminya.

"Suami sempat melawan. Kata suami (total) yang mengeroyok itu ada sembilan orang. Mereka (berboncengan) pakai lima motor," ungkapnya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Menurut Avinda, tas milik suaminya akhirnya berpindah tangan setelah ditarik oleh pelaku lalu berhenti dan menutup rumah kunci motornya kemudian berlari menyelamatkan diri. Setelah beraksi, gerombolan itu putar balik ke arah Kota Mojokerto dan sempat terlihat ada yang membawa sajam.

"Untuk gangster atau bukan belum tahu pasti. Cuma kata suami saya memang postur badan para pelaku ini usia belasan tahun. Kisaran anak SMP dan SMA. Malah cenderung ke SMP," jelasnya.

Masih kata Avinda, suami dan ayahnya kembali ke lokasi dan menemukan dompet milik Dheny berada di pinggir jalan namun uang Rp5.250.000 didalam tas raib.

Baca Juga: Beli Cash Rp 1,3 M, Mobil Mewah Warga Surabaya Malah Mau Dirampas DC

"Langsung lapor ke Polsek Sooko. Kalau soal kerugian kami ikhlas, supaya pelakunya bisa ketangkap. Karena meresahkan begini," tegasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sooko Iptu Abdul Wahib mengakui ada kejadian dan korban telah melapor. Pihaknya sedang melakukan penelusuran yang diduga dilakukan oleh gangster itu.

"Soal gangster atau bukan, kami belum tahu pasti. Yang jelas saat ini laporan tersebut sedang kami lidik. Saksi-saksi sudah kami periksa dan kami sedang cari rekaman CCTV di sekitar lokasi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.