Jumat, 19 Jun 2026 02:54 WIB

Wali Kota Blitar Akui Uang Rp400 Juta yang Dirampok untuk Bayar Utang Kampanye

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 13 Des 2022 15:28 WIB
Polisi saat melakukan olah TKP di rumah dinas Wali Kota Blitar. (Foto: dok. jatimnow.com)
Polisi saat melakukan olah TKP di rumah dinas Wali Kota Blitar. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Blitar Santoso membenarkan keterangan polisi yang menyebut uang tunai yang hilang dibawa perampok sebesar Rp400 juta. Uang itu disimpannya di tas dan diletakkan di dalam almari.

“Betul (uang yang hilang sekitar Rp400 juta),” kata Santoso, Selasa (13/12/2022).

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Uang itu diakui Santoso sebagai uang pribadi. Uang yang dikumpulkannya dari honor membuka kegiatan-kegiatan pemerintahan.

Uang itu rencananya akan digunakan oleh Santoso untuk membayar utang yang digunakannya sebagai modal kampanye saat pemilihan wali kota dulu.

“Jujur saja ya, saya ini kan pada waktu kampanye masih punya tanggungan yang harus saya selesaikan. Nah, rencana saya sehabis akhir tahun saya mulai mencicil utang saya. Saya kan harus mengumpulkan dari hasil honor-honor kalau saya membuka kegiatan dan sebagainya itu akhirnya kedahuluan (dirampok),” tambahnya.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Terkait nominal utang itu, Santoso enggan menjelaskan lebih detail.

“Utangnya nggak perlu saya jelaskan," tegas Santoso.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Selain uang sekitar Rp400 juta, perampok yang berjumlah sekitar 3 orang itu juga membawa kabur perhiasan milik istri Santoso. Termasuk melucuti kalung, gelang dan cincin yang dikenakan istrinya.

"Termasuk sedikit perhiasan yang dimiliki istri saya termasuk kalung yang dipakai sehabis salat itu dilepas. Terus gelang cincin itu ada beberapa yang dibawa. Lha setelah itu sekitar jam setengah empat gitu lah dia udah mulai melarikan diri,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.