Senin, 15 Jun 2026 11:48 WIB

2 Peristiwa Tragis Gegerkan Tulungagung Tahun 2022

Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com -  Sepanjang tahun 2022 ini terdapat dua peristiwa ibu dan anak bunuh diri dengan cara minum racun di Kabupaten Tulungagung. Depresi dan faktor ekonomi diduga kuat menjadi motif persitiwa tragis ini.

Kedua kasus ini dilakukan dengan cara yang sama. Yakni sang ibu mencampur racun dalan minuman dan diberikan kepada anak terlebih dahulu. Setelah itu ibunya menyusul meminum minuman yang telah dicampur racun tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Peristiwa pertama terjadi pada Senin (15/8/2022). YM (43) warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Karangrejo ditemukan tewas bersama MKI (5) di lantai dua rumahnya.

Polisi menemukan botol racun tikus tak jauh dari lokasi temuan korban. Aksi bunuh diri ini diduga karena ibu mengalami depresi setelah perceraian dengan suaminya.

Kapolsek Karangrejo, AKP Sudariyanto mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh keluarga. Saksi curiga karena biasanya korban melakukan aktivitas di pagi hari.

Namun hingga sekitar pukul 07.30 WIB tidak ada aktivitas di rumah tersebut. Saksi lalu membobol pintu rumah yang terkunci dan menemukan korban bersama anaknya telah tewas di lantai dua dengan kondisi mulut mengeluarkan busa.

"Saksi lalu melaporkan ke polisi atas temuan tersebut dan kami segera menuju lokasi kejadian, " ujarnya.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung melakuka  olah TKP. Mereka menemukan dua botol racun tikus, gelas serta sendok di sebelah jenazah korban. Kuat dugaan korban melakukan aksi bunuh diri dengan minum racun tersebut. Diperkirakan keduanya meminum racun sekitar 10 jam sebelum jenazah ditemukan. "Dugaannya bunuh diri dengan meminum racun tikus, " tuturnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Sedangkan peristiwa tragis kedua terjadi pada Minggu (23/12/2022). Korban berinisial P (41), ditemukan tewas bersama anaknya K (9). Warga Desa Talang, Kecamatan Sendang ini meminum racun potas di dalam kamarnya.

Korban diduga nekat melakukan aksi ini karena tak sanggup dengan beban hidup yang dihadapinya. Polisi menemukan surat wasiat tak jauh dari jenazah korban.

Wakapolsek Sendang, Ipda Haryoko mengatakan keduanya ditemukan dalam kondisi mulut berbusa pada pukul 07.30 WIB. Sebelumnya sekitar pukul 06.00 WIB, sejumlah saksi masih melihat korban menyapu. Saksi yang masuk ke dalam rumah kaget saat menemukan keduanya di dalam kamar.

"Ibu dan anak ini ditemukan dalam kondisi mulut berbusa di sebuah kamar rumah kakaknya," ujarnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan dua buah gelas dan sisa racun potas yang diminum korban. Racun ini dicampur dengan kopi. Gelas tersebut ditemukan dalam kandang dan diduga disembunyikan oleh korban.

Aksi nekat ini diduga dilakukan korban karena tak kuat dengan beban hidup yang dihadapi. Dugaan ini berdasarkan surat wasiat yang sempat ditulis oleh korban sebelum melakukan aksi bunuh diri.

"Diperkirakan korban dan anaknya meminum potasium yang dicampur kopi sekitar 06.30 WIB," paparnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.