Rabu, 17 Jun 2026 19:17 WIB

Sindikat Pembobol SD di Jatim Dibekuk Polisi Pasuruan, Beraksi di 21 TKP

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 09 Des 2022 15:33 WIB
Tersangka spesialis pembobol sekolah dasar diamankan polisi Pasuruan. (Foto: Moch. Rois/jatimnow.com)
Tersangka spesialis pembobol sekolah dasar diamankan polisi Pasuruan. (Foto: Moch. Rois/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua pelaku spesialis pembobolan sekolah yang telah beraksi di 21 sekolah lintas kabupaten di Jawa Timur, dibekuk Satreskrim Polres Pasuruan.

Identitas dua pelaku itu yakni, Didik Winarto (42), warga Balongwatu, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, dan Muhammad Rejo (37), warga Timbulrejo, Desa Purwojati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Kedua pelaku kita amankan di kos-kosannya di Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (7/12) malam lalu," jelas Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gabunagi, Jumat (9/12/2022).

Selain itu, polisi juga menangkap 2 orang penadah hasil barang curian yang dilakukan kedua pelaku.

Kedua penadah itu adalah, Irwan Piton (45), warga Kadalpecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Agus Iswandi (44), warga Dusun/Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Bayu menerangkan modus yang dilakukan dalam kasus pembobolan sekolah itu, kedua pelaku melakukan aksinya secara acak dengan bergoncengan mengendarai sepeda motor. Sasarannya mayoritas kantor guru sekolah dasar (SD).

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Setelah membobol, kedua pelaku menggarong segala barang elektronik berharga seperti TAB Android, laptop, proyektor dan uang kas sekolah.

Sejumlah SD di 4 kabupaten yang disatroni kedua tersangka antara lain di Kabupaten Jombang sebanyak 15 TKP, Kabupaten Mojokerto sebanyak 5 TKP, Kabupaten Malang 1 TKP dan Kabupaten Pasuruan 1 TKP di SDN Sukolelo II Kecamatan Prigen.

Untuk aksi pembobolan di TKP SDN II Sukolelo, kedua pelaku berhasil mencuri 20 unit Tab Android merk Zyrex, 3 unit laptop Vaio Sony, 2 unit proyektor, tas ransel dan uang sekolah sebesar Rp1 Juta.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Sebagian barang elektronik yang dicuri telah dijual ke para penadah. Keuntungannya digunakan keduanya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.

Di hadapan polisi, kedua pelaku mengaku mulai menjalankan aksi kriminalnya baru sejak November 2022 kemarin. Namun pengakuan itu masih didalami polisi.

"Kami masih melakukan pendalam kasus, kami curiga masih ada pelaku lain. Untuk kedua pelaku pencurian kita jerat pasal 363 KUHP. Sedangkan dua pelaku penadah kita jerat pasal 480 KUHP," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.