Selasa, 16 Jun 2026 02:59 WIB

Gegara Jaket Berlogo Perguruan Silat, Seorang Pelajar di Sidoarjo Dikeroyok

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Hanya gara-gara menggunakan jaket berlogo salah satu perguruan silat, seorang pelajar dikeroyok gerombolan pemuda di wilayah Gedangan, Sidoarjo.

Diketahui korban berinisial NG (18), warga Buduran, Sidoarjo. Dia dikeroyok pada Minggu (4/12/2022) sore saat mengaku sedang nongkrong bersama dengan tiga temannya. Tak berselang lama, ia dihampiri tiga orang dari perguruan silat lain.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

"Saya kebetulan pas itu pakai jaket ada logo pencak silat. Itu diminta untuk ngelepas sama mereka. Awalnya saya gak mau, terus saya tiba-tiba aja dikeroyok," tutur NG saat dikonfirmasi, Rabu (7/12/2022).

NG menjelaskan, saat itu ia berhasil lolos dengan lari ke warung milik salah seorang temannya di perguruan silat tempatnya berlatih.

"Sama teman saya itu ditanyain kenapa, lalu ketiga orang yang ngeroyok saya tadi datang. Mereka ngotot tetap minta jaket saya yang ada logonya itu. Katanya logo saya rasis antar perguruan, padahal logonya biasa aja. Mereka bilangnya sini bukan daerahmu, gitu," ucapnya.

Saat cekcok berlangsung, kembali datang belasan pemuda yang diduga kuat juga seperguruan dengan para pelaku. Alasan mereka datang juga sama, meminta atribut silat yang dia kenakan korban itu dilepas.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

"Mereka ngancem, kalau gak segera dikasihkan, teman-temannya bakal lebih banyak lagi yang datang. Akhirnya saya lepas. Ada dari mereka yang datang itu kebetulan pakai atribut komunitas dari perguruan silatnya mas. Akhirnya saya cari di media sosial, yang mukulin saya. Lah ketemu Instagramnya akhirnya saya laporkan," ujarnya.

Akibat pengeyokan itu, korban terluka di bagian pipi dan dagu.

Dalam laporannya, korban membawa foto terduga pelaku yang ia temukan di media sosial. Dia berharap agar pelaku dapat tertangkap agar tidak menimbulkan kegaduhan serupa.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Sementara Kasi Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono mengaku sudah mengetahui peristiwa tersebut.

"Terlapor statusnya masih penyelidikan," ucapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.