Rabu, 10 Jun 2026 09:28 WIB

Waspada! Tanah Longsor di Jembatan Jetak Bojonegoro

Sejumlah petugas satlantas Polres Bojonegoro saat memasang rambu lalulintas. (foto: Polres Bojonegoro for jatimnow.com)
Sejumlah petugas satlantas Polres Bojonegoro saat memasang rambu lalulintas. (foto: Polres Bojonegoro for jatimnow.com)

jatimnow.com - Tembok penahan tanah (TPT) yang berada di ruas jalan nasional Bojonegoro-Cepu, tepatnya di sekitar jembatan Jetak, Kecamatan Kota Bojonegoro mengalami longsor. Peristiwa longsornya tanah itu diduga akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah setempat.

Untuk antisipasi terjadinya hal yang membahayakan pengguna jalan, Satlantas Polres Bojonegoro telah memasang police line dan road barrier di sekitar jembatan Jetak. 

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad melalui Kasat Lantas, AKP I Gusti Bagus Krisna Fuadi menyatakan pemasangan barier ini menindaklanjuti adanya pengaduan masyarakat melalui 'Matur Pak Kapolres'.

Dalam laporan itu disampaikan bahwa Tembok Penahan Tanah (TPT) jembatan penghubung jalan nasional di Kelurahan Jetak Kecamatan Kota Bojonegoro mengalami longsor di sisi selatan. Selanjutnya Polres Bojonegoro langsung memasang rambu lalu lintas di sekitar kawasan.

“Pemasangan road barrier dan police line ini sebagai rambu-rambu peringatan bagi pengguna jalan. Kami mengimbau setiap pengendara untuk menaati peraturan dan rambu lalu-lintas yang telah terpasang demi keselamatan bersama,” ujarnya Minggu (4/12/2022).

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

Di samping memasang rambu-rambu, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait agar dapat segera menindaklanjuti perbaikan TPT di jembatan Jetak yang longsor.

“Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk segera dilakukan perbaikan. Demi keselamatan bersama,” imbuhnya.

Baca Juga: Polres Bojonegoro Bongkar Praktik Pengoplosan LPG Melon ke Nonsubsidi

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau para pengguna jalan agar berhati-hati dan terus meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan daerah rawan longsor dan rawan kecelakaan.

“Karena daerah itu wilayah rawan pada saat turun hujan, maka pengendara harus hati-hati dan waspada terhadap segala situasi yang berkembang,” pangkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.