Senin, 22 Jun 2026 11:37 WIB

Dua Pelukis Difabel Andalan Polda Jatim dalam Ajang Police Art Festival 2022

Dua seniman difabel di Sanggar Merah Putih, Balai Pemuda, Surabaya. (Foto: Herlambang/jatimnow.com)
Dua seniman difabel di Sanggar Merah Putih, Balai Pemuda, Surabaya. (Foto: Herlambang/jatimnow.com)

jatimnow.com- Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) mengusung dua seniman disabilitas di ajang Police Art Festival 2022, Agus Yusuf dan Sadikin. Keduanya merupakan pelukis difabel asal Kota Madiun dan Malang.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, Police Art Festival 2022 ini digelar untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional, yang jatuh pada tanggal 3 Desember 2022.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

"Polri menginisiasi Hari Disabilitas Internasional dengan menggelar perlombaan Police Art Festival 2022 bagi difabel, pertama kali dan diikuti oleh sepuluh jajaran Polda se-Indonesia," kata Kombes Pol Dirmanto di Balai Pemuda, Surabaya, Kamis (1/12/22).

Wadah perlombaan ini memiliki tujuan agar kaum disabilitas atau difabel di Indonesia bisa lebih bersemangat dan leluasa berekspresi.

"Memberikan wawasan dan pemahaman kepada masyarakat, bahwa keterbatasan kondisi bukan alasan seseorang untuk tidak menjemput keberhasilan," jelas Dirmanto.

Agus Yusuf terpilih sebagai kandidat Polda Jatim. Karya lukisannya yang terbilang epik (bagus), menggunakan aliran naturalis realis, dengan mudah mengikat perhatian penikmat seni.

"Spesialis lukisan dengan aliran naturalis realis, yaitu menyuguhkan objek lukisan semesta alam yang indah dan mudah dipahami para penikmat seni lukis," terangnya.

Pria asal Kota Brem itu lahir pada 20 Mei 1966. Sejak dirinya lahir posisinya memang sudah dalam keterbatasan anggota tubuh, tangan dan kaki.

Baca Juga: Dari Kursi Roda, Karya Rajut Disabilitas di Kediri Ini Tembus Pasar Internasional

"Kondisi saya seperti ini sejak saya lahir, namun tekat saya untuk mempelajari karya seni lukis tidak pernah pudar," ungkapnya.

Menurut Agus, bakat seni melukis dirinya itu sudah muncul sejak di bangku sekolah dasar. Dikembangkan secara otodidak hingga menjadi figur pelukis difabel sukses seperti sekarang ini.

Sementara itu, Sadikin yang juga seorang seniman dengan keterbatasan fisik, memiliki bakat melukis dengan aliran impresionisme.

"Impresionisme ini keahlian saya dalam meracik cat hingga berkesan kuat dalam pencahayaan, menonjolkan sisi gelap dan terang dalam sebuah lukisan," ungkap Sadikin kepada jatimnow.com.

Baca Juga: Arus Balik di Jatim Naik 18 Persen, Kapolda Tegaskan Personel Tetap Siaga

Sadikin juga sudah tergabung dalam Association of Mouth and Foot Painting Artists of the World (AMFPA) atau sekumpulan pelukis mulut dan kaki. Sehingga dalam sepak terjangnya sering mengikuti pameran lukisan lintas negara.

Dari situ, melalui event Police Art Festival 2022 ini keduanya turut berharap sekaligus mengucapkan terima kasih kepada jajaran kepolisian Indonesia karena telah memperhatikan mereka penyandang disabilitas atau difabel.

Sebagai informasi, Agus dan Sadikin nantinya akan dikirim untuk mengikuti kompetisi melukis Police Art Festival 2022 di Jakarta Mabes Polri pada 6 Desember 2022 mendatang, mewakili Polda Jatim.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.