Selasa, 16 Jun 2026 14:23 WIB

Warga Waru Resah Perbaikan Jalan di Sidoarjo Tak Tepat Waktu

Ditutupnya jalan raya tambak sawah karena perbaikan jalan meresahkan warga lantaran tidak ada jalan alternatif untuk roda empat. (foto: Binsar For jatimnow.com)
Ditutupnya jalan raya tambak sawah karena perbaikan jalan meresahkan warga lantaran tidak ada jalan alternatif untuk roda empat. (foto: Binsar For jatimnow.com)

jatimnow.com – Proyek perbaikan jalan di kawasan Jalan Raya Tambak Sawah, Waru, Sidoarjo mulai dikeluhkan warga. Masalahnya pengerjaan perbaikan jalan dipastikan melebihi batas waktu pemberitahuan.

Binsar Panjaitan, warga sekitar mengaku beberapa warga mempertanyakan terkait pengerjaan perbaikan jalan yang tak kunjung selesai.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

“Ada banner berupa pemberitahuan bagi warga sekitar terkait perbaikan jalan. Di situ tertulis sampai 30 Nov 2022, tapi sampai tanggal yang tertulis, jalan masih belum rampung. Ini kapan selesainya?” ujar Binsar, Rabu (30/11/2022).

Dalam keterangannya, Binsar menyebutkan bahwa warga sekitar khususnya yang menggunakan roda empat mengaku kesulitan mencari jalan lain karena jalan raya tersebut menjadi satu-satunya akses untuk beraktivitas.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

“Semenjak proyek itu digelar pada 11 November 2022 kemarin, tidak ada jalan alternatif lain. Kalau warga yang memakai roda dua masih bisa lewat samping atau jalan kecil. Nah, untuk roda empat nggak ada jalan lain, terus terang kesusahan mencari akses jalan untuk beraktivitas,” lanjutnya.

Ia juga menjelaskan bahwa jalan yang dilakukan perbaikan tersebut adalah ruas jalan utama yang menghubungkan antara Kecamatan Sedati dengan Kecamatan Waru.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Lebih lanjut, Binsar dan warga lain sebetulnya juga mendukung adanya perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah. Namun warga hanya meminta dicarikan solusi, apabila satu ruas jalan ditutup. Minimal ada petunjuk menggunakan jalan alternatif lain.

“Padahal juga sudah banyak keluhan, tetapi dari pemerintah desa atau pemerintah terkait kok sepertinya tidak ada solusi,” pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.