Minggu, 21 Jun 2026 01:37 WIB

Unik, Pemuda di Mojokerto Potong Rambut Amal untuk Korban Gempa Cianjur

Wali Kota Mojokerto saat melihat aksi cukur sambil beramal. (Foto-foto: Vandi for jatimnow.com)
Wali Kota Mojokerto saat melihat aksi cukur sambil beramal. (Foto-foto: Vandi for jatimnow.com)

jatimnow.com - Karang Taruna (Kartar) bersama Komunitas Kapster Mojopahit dan Tagana Kota Mojokerto menggelar kegiatan potong rambut sambil beramal peduli korban gempa Cianjur.

Masyarakat yang ingin potong rambut tidak dipatok harga bahkan bisa berdonasi seikhlasnya. Hasil dari donasi warga yang berpartisipasi akan diserahkan ke Dinsos Provinsi Jatim untuk disalurkan ke korban gempa Cianjur.

Baca Juga: PMI Surabaya Galang Donasi Kemanusiaan lewat Bulan Dana 2026

Nampak hadir secara tiba-tiba di lokasi kegiatan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari lokasi acara. Bahkan Ning Ita sangat mengapresiasi komunitas anak muda yang telah menginisiasi kegiatan beramal dengan cara unik tersebut.

"Saya sangat mengapresiasi komunitas barber shop bisa menginisiasi kegiatan beramal melalui keahliannya yaitu mencukur rambut. Semoga ini menjadi motivasi bagi komunitas-komunitas lain untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama kita yang sedang tertimpa musibah," kata Ning Ita dalam keterangan tertulis, Senin (28/11/2020).

Wali Kota Mojokerto perempuan pertama ini turut berduka cita terhadap seluruh korban bencana gempa bumi Cianjur yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Saya atas nama Pemerintah Kota Mojokerto dan pribadi turut berbelasungkawa terhadap seluruh korban bencana yang ada di Cianjur. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berempati sekecil apapun yang kita miliki.Meskipun tidak dalam bentuk materi, kita juga bisa membantu dalam bentuk tenaga ataupun doa dalam rangka saling menguatkan," tuturnya.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Sementara itu, Ketua Kartar Kota Mojokerto Septafi Wisudana menjelaskan, ide awal galang dana dengan cara unik ini. Berawal dari ide Komunitas Kapster Mojopahit yang ingin mendonasikan kemampuan dan tenaga mereka dalam mencukur rambut.

"Karena donasi tidak hanya uang, tapi tenaga mereka. Mereka banyak berdaya guna, dan bekerjasama dengan karang taruna," tukasnya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Menurut Septafi, total ada 50 kapster yang bergabung dalam aksi amal kemanusiaan ini. Ada dari Kota/Kabupaten Mojokerto, Jombang, Sidoarjo hingga Solo.

"Ada 50 an kapster, target kita sebanyak-banyaknya. Nanti langsung uang tunai saja. Lewat Tagana Dinsos Kota Mojokerto ke Dinsos Provinsi Jatim," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.