Sabtu, 20 Jun 2026 10:48 WIB

Gadis Jombang Disekap dan Disetubuhi di Jakarta, Pelakunya Sadis!

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimow.com - Hati-hati berkenalan dengan orang melalui media sosial. Bisa-bisa kenalan anyar ini membawa malapetaka. 

Hal ini dialami gadis berinisial Mawar (15). Warga Jombang ini digondol kekasihnya ke Jakarta, yang baru saja ia kenal. Ternyata pria yang ia kenal adalah predator seksual.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Pria yang dikenal Mawar bernama Yusuf Ma'arif (41) warga Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang Banten. Ia tega menyekap dan menyetubuhi korban belasan kali.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Giadi Nugraha menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan orang tua korban.

"Kami menerima laporan anak hilang, selanjutnya kita lakukan penyelidikan sejak Agustus hingga November," ungkapnya, Jumat (25/11/2022).

Dari hasil penyelidikan itu, sambung Giadi, didapatkan informasi bahwa anak tersebut dijemput oleh seseorang.

"Kami mendapat informasi jika anak tersebut di wilayah hukum Polda Metro Jaya, lebih tepatnya di Cileduk. Selanjutnya kita terjunkan tim untuk melakukan penyelidikan ke lokasi," paparnya.

Giadi mengaku dari hasil penyelidikan di Ciledug, anggota menemukan jika korban disekap dalam sebuah kamar indekos.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Kami anggap anak tersebut disekap karena korban dikunci dari luar di kamar kos oleh pelaku setiap hari, selanjutnya kita evakuasi korban dan menangkap pelaku," ujarnya.

Dari pemeriksaan itu diketahui jika korban diperlakukan tidak manusiawi oleh tersangka. Korban hanya diberi makan sekali dalam sehari, dan disetubuhi beberapa kali oleh tersangka.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 332 KUHP yakni membawa lari anak dibawah umur, dengan ancaman sembilan tahun penjara.

"Kemudian kita akan berkoordinasi dengan jaksa, agar dikenakan pasal berlapis, dengan persetubuhan anak di bawah umur dan undang-undang perlindungan anak," pungkasnya.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Sementara itu, Yusuf Ma'arif pelaku yang membawa kabur korban mengaku baru dua bulan berkenalan melalui medsos.

"Kenal melalui Instagram. Dia (korban) ingin kabur dari rumah saat itu, katanya sedang ada masalah keluarga," terang Yusuf.

Pengakuan mengejutkan disampaikan Yusuf jika korban sudah digauli sebanyak belasan kali. "Sudah 17 kali," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.