Selasa, 16 Jun 2026 18:57 WIB

Banjir di Mojoagung Jombang Surut, Warga Mulai Bersihkan Rumah

Banjir di Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang surut (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Banjir di Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang surut (Foto-foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Banjir setinggi 2 meter yang merendam ratusan rumah di Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang surut, Jumat (25/11/2022).

Mistari (68), warga Desa Kademangan mengaku, air setinggi 2 meter yang sejak Kamis (24/11/2022) malam merendam ratusan rumah warga, pagi harinya sudah surut.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Semuanya, rumah warga kemasukan air luberan sungai. Setiap tahun ini. Air di dalam rumah setinggi 80 sentimeter. Kalau di luar rumah sekitar 2 meter," ungkapnya.

Dia mengaku, usai banjir warga membersihkan rumahnya masing-masing. Meski begitu, masih ada genangan air di luar rumah.

"Yang di dalam rumah sudah surut. Sejak pagi tadi sekitar jam 6 pagi. Sekarang ya bersih-bersih," tegasnya.

Akibat banjir, beberapa perabotan warga juga banyak yang rusak.

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Diketahui, pada Kamis (24/11/2022) malam, banjir merendam areal persawahan hingga pemukiman dalam Kecamatan Peterongan, Mojoagung dan Jogoroto terendam banjir. Namun paginya, banjir dilaporkan berangsur surut.

"Banjir di beberapa wilayah saat ini sudah ada penurunan, tapi sangat lambat sekali," ungkap Adi Purwoko, anggota BPBD Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Adi menjelaskan bahwa dari tiga kecamatan yang terendam, daerah terparah adalah Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung.

"Semalam, ketinggian air mencapai 80 hingga 150 sentimeter. Dan rumah yang terendam di Kecamatan Mojoagung ada 468," terang dia.

Adi menegaskan bahwa banjir itu diakibatkan curah hujan tinggi di daerah hulu, yaitu Bareng, Kandangan dan Wonosalam.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.