Sabtu, 20 Jun 2026 18:29 WIB

Korban Pembunuhan di Toko Gorden Mojokerto itu Pengurus IPNU Mojosari

Korban semasa hidup (kiri) saat berkegiatan bersama IPNU Kecamatan Mojosari (Foto: Puguh for jatimnow.com)
Korban semasa hidup (kiri) saat berkegiatan bersama IPNU Kecamatan Mojosari (Foto: Puguh for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ahmad Hasan Muntolip (26), korban pembunuhan di toko gorden, ternyata kader aktif Pengurus Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Ketua PAC IPNU Mojosari, Ardian Puguh Suseno mengatakan bahwa korban merupakan pengurus IPNU.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Betul, dia merupakan pengurus di bagian Departemen Organisasi PAC IPNU Mojosari," ujar Puguh saat dikonfirmasi, Rabu (23/11/2022).

Dia menambahkan, korban masuk di organisasi IPNU sejak 2019 dan merupakan kader aktif serta rajin di setiap kegiatan.

"Aktif, dia orangnya humble juga tapi agak pendiam. Selama ini selalu aktif ikut kegiatan," terang Puguh.

Menurutnya, korban sering bercerita tentang kondisinya. Seperti beberapa saat lalu, korban bercerita soal kesulitan finansial karena tidak bekerja. Tetapi dua bulan terakhir jarang berkomunikasi.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Dulu sering cerita-cerita gitu kalau ada masalah di tempat kerja, tapi ya hanya masalah biasa. Kalau soal dia ada masalah dengan orang lain, Hasan tidak pernah cerita. Terakhir curhat sekitar dua bulan lalu," paparnya.

Puguh mendesak agar kepolisian serius dalam menangani kasus pembunuhan Hasan dan segera menangkap para pelakunya.

"Kita mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas dan mengungkap pelaku pembunuhan terhadap saudara kita Hasan," tandas Puguh.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Pemuda asal Dusun Jurangsari, Desa Belahantengah, Kecamatan Mojosari itu mayatnya ditemukan di bibir jurang Sendi, Pacet, Kabupaten Mojokerto dalam kondisi terbungkus karpet.

 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.