Jumat, 12 Jun 2026 20:31 WIB

Bank Jatim Jalin Kerjasama dengan PT Sinergi Gula Nusantara

Penandatangan perjanjian kerja sama antara Bank Jatim dan PT Sinergi Gula Nusantara (Foto: bankjatim/jatimnow.com)
Penandatangan perjanjian kerja sama antara Bank Jatim dan PT Sinergi Gula Nusantara (Foto: bankjatim/jatimnow.com)

jatimnow.com - Untuk mendukung pengembangan usaha di sektor perkebunan tebu dan industri gula di Jawa Timur, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan langsung oleh Direktur Konsumer Ritel dan Usaha Syariah R. Arief Wicaksono dan Direktur PT SGN Suhendri serta disaksikan oleh Direktur Utama bankjatim Busrul Iman, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur Iwan, serta Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur Heru Suseno.

Baca Juga: Kejari Jember Ungkap Dugaan Kesengajaan di Balik Kebakaran Bank Jatim Kalisat

"Masyarakat memang lebih mengenal bankjatim dengan pembiayaan kredit pegawainya, Hal itu tetap kami optimalkan. Namun kedepan, agar bankjatim dapat terus tumbuh berkembang mau tidak mau harus diversifikasi ke sektor produktif salah satunya adalah pemanfaatan potensi pembiayaan yang ada di industri gula," ucap Direktur bankjatim, Busrul Iman, Selasa (22/11/2022).

Acara dilakukan di Ruang Bromo bankjatim Kantor Pusat Surabaya. Penandatanganan PKS ini merupakan wujud kolaborasi bankjatim bersama PT SGN yang terimplementasi melalui pemberian kredit kepada petani tebu binaan PT SGN melalui skim Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau skim kredit bankjatim lainnya.

Dalam hal ini, PT SGN berperan dalam pemberian rekomendasi petani tebu yang layak menerima kredit sesuai dengan data yang ada.

"Kami juga berharap dengan adanya kerjasama ini dapat dilanjutkan dengan kerjasama yang lain, Tidak hanya terbatas di sektor pembiayaan namun juga di sektor bisnis yang lain, misalnya terkait pembayaran atau jasa perbankan lainnya," imbuh Busrul.

Pemberian kredit kepada petani tebu yang dimaksud dapat dimanfaatkan untuk budidaya tebu seperti biaya garap lahan atau biaya operasional serta pemberian kredit dengan agunan Delivery Order (DO) gula. Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif untuk perekonomian di Indonesia pada umumnya dan khususnya perekonomian Jawa Timur.

"Ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan bankjatim terhadap peningkatan perekonomian Jawa Timur sesuai dengan arahan Ibu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa khususnya di bidang perkebunan salah satunya pada komoditi tebu," jelas dia.

Baca Juga: Liga Padel Berjenjang Resmi Dimulai di Surabaya, Peluang Atlet Muda Terbuka Lebar

Di tempat yang sama, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur Iwan, menyampaikan apresiasi kepada bankjatim dan PT SGN dalam melaksanakan kerjasama ini.

"Sehingga kolaborasi antar stakeholder yang menjadi arahan Ibu Gubernur terus digaungkan dalam upaya menigkatkan perekonomian di Jawa Timur," tuturnya.

Iwan menambahkan, melihat kebutuhan gula secara nasional yang masih ditopang oleh negara lain, kerjasama ini seharusnya dapat menjadi keunggulan komparatif Provinsi Jawa Timur. Sebab Jawa Timur adalah provinsi penghasil gula pasir terbesar di Indonesia dan juga merupakan provinsi dengan jumlah pabrik gula kristal putih terbanyak di Indonesia.

"Pada Tahun 2020 produksi gula pasir Jawa Timur mencapai 47,24�ri total produksi nasional. Dengan demikian, Jawa Timur menjadi barometer dan kunci kebangkitan gula nasional," terangnya.

"Kami berharap pemberian kredit kepada para petani tebu melalui kerjasama ini dapat mengekspansi usaha para petani tebu. Kami juga berharap PKS ini dapat memberikan maanfaat yang luas bagi petani tebu binaan PT SGN," sambung Iwan.

Baca Juga: BUMD Jatim: PAD Minim, Direksi Kaya, Ada Apa di Baliknya?

Sementara Direktur PT SGN Suhendri menjelaskan, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) atau PTPN Group membentuk entitas tunggal dari 36 pabrik gula (PG) milik tujuh anak usaha PTPN Group, yaitu PTPN II, PTPN VII, PTPN IX, PTPN X, PTPN XI, PTPN XII, dan PTPN XIV.

"Pembentukan entitas tunggal ini diberi nama PT Sinergi Gula Nusantara. Pembentukan PT Sinergi Gula Nusantara merupakan satu dari 88 program Kementerian BUMN 2020-2023, dengan cita-cita meningkatkan produksi gula untuk menekan ketergantungan impor dan mengembalikan kejayaan industri gula Indonesia," ungkap Suhendri.

Dia berharap, PKS ini dapat mempermudah petani dalam hal pembiayaan. Selain itu diharapkan petani menerima suatu value yang dapat meningkatkan pendapatan petani.

"Sehingga dapat mengoptimalkan produksi Gula di Jawa Timur dan puncaknya dapat mewujudkan Swasembada pangan nasional khususnya di sektor gula," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.