Rabu, 17 Jun 2026 11:22 WIB

Misteri Luka dan Tali Rafia Pada Mayat Pria di Sendi Mojokerto, Pembunuhan?

Evakuasi mayat pria yang ditemukan di Sendi, Pacet, Mojokerto (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Evakuasi mayat pria yang ditemukan di Sendi, Pacet, Mojokerto (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di bibir jurang jalur alternatif penghubung Sendi, Pacet, Mojokerto menuju Cangar, Kota Batu diduga korban pembunuhan.

Dari foto mayat yang diterima jatimnow.com, korban yang bertubuh gemuk itu memakai kaos berwarna merah dan jaket hitam.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Bagian kepalanya berlumuran darah. Sedangkan bagian dahi terdapat bekas luka yang menganga. Tak hanya itu, pada dagu juga ada luka serta tali rafia yang mengikat.

"Kepalanya berlumuran darah, sepertinya habis dipukul," ujar sumber jatimnow.com di internal kepolisian, Selasa (22/11/2022).

Sementara Kapolsek Pacet, AKP Amat belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait penemuan mayat itu, lantaran masih menunggu hasil autopsi Rumah Sakit Pusdik Gasum Porong.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Setelah autopsi baru bisa memberikan keterangan lebih lengkap, apakah ini ada kaitannya dengan tabrak lari atau luka karena penganiayaan kita belum tahu," jawab Amat.

Dia berharap kasus ini segera terungkap.

"Mudah-mudahan kasus ini, kalau adanya kaitan dengan tindak pidana kita bisa ungkap. Apakah tempat kita ini, Pacet ini tempat eksekusi atau pembuangan (mayat)," ujar Amat.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Gondam Prienggondhani juga belum bisa menjelaskan panjang lebar.

"Kita belum tahu kronologis pastinya, siapa, bagaimana. Nanti akan kita kasih statement lagi setelah dilakukan pendalaman," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.