Rabu, 17 Jun 2026 23:30 WIB

Pemkot Pasuruan Gelar Wayangan, Pengobat Rindu Warisan Budaya Tradisional

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 21 Nov 2022 12:19 WIB
Gus Ipul memberi samburan dalam pergelaran wayang. (Foto: Pemkot Pasuruan)
Gus Ipul memberi samburan dalam pergelaran wayang. (Foto: Pemkot Pasuruan)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja yang bekerja sama dengan Kantor Bea Cukai Kota Pasuruan mengadakan pergelaran wayang kulit bersama dalang kondang Ki Anom Suroto.

Pertunjukkan warisan budaya ini dinikmati berbagai kalangan masyarakat semalam suntuk di GOR Untung Suropati Kota Pasuruan, Jumat (18/11/2022) malam lalu.

Baca Juga: Aniwayang Tembus Panggung Dunia, Sulap Wayang Jadi Hiburan Modern di Museum Nasional

Pada kesempatan itu, Ki Anom yang mengangkat Lakon Wahyu Cakraningrat bercerita tentang pemimpin yang arif dan bijaksana. Selain itu, disisipkan pula ajakan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya rokok ilegal dan pentingnya gerakan gempur rokok ilegal.

Dalam sambutannya, Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan pentingnya manfaat cukai rokok bagi penerimaan negara.

"Jadi pembeli rokok yang resmi itu berkontribusi bagi pemasukan negara. Sesuai ketentuan, uang yang masuk itu dibagi kembali kepada daerah untuk keperluan peningkatan fasilitas kesehatan, bantuan sosial dan bantuan UMKM," jelas Gus Ipul.

Menyikapi wayangan, Gus Ipul meyakini bahwa kesenian wayang akan tetap bisa hidup karena regenerasinya tetap ada meski saat ini banyak pertunjukkan yang lebih mengedepankan modernisasi. Oleh karena itu pertunjukan wayang kali ini menghadirkan juga dalang muda Ki MPP Bayu Aji.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ingatkan Bahaya Politik Praktis

"Saya percaya wayang tidak akan susut ataupun hilang. Tapi justru ke depan meskipun dunia ini makin modern, wayangan akan tetap jaya karena proses regenerasinya itu jalan secara baik. Sekarang banyak dalang-dalang cilik yang siap menjadi penerusnya Ki Anom," tuturnya.

Gus Ipul pun menekankan bahwa dalam gelaran wayangan tidak hanya menghadirkan tontonan yang menghibur tapi juga memiliki substansi tuntunan yang bisa mengedukasi masyarakat.

“Jadi wayangan itu sesuatu yang merupakan bagian dari tradisi warisan para leluhur kita, sering disampaikan didalamnya ada tontonan yang dapat dinikmati dan tuntunan yang penuh pesan moral," ucapnya.

Baca Juga: Pidato 4 Bahasa Siswa Sekolah Rakyat Sambut Kunjungan Menteri Sosial ke Gresik

Menurut Gus Ipul, tontonan wayang kulit tidak hanya disukai oleh orang yang sudah tua melainkan kaum muda pun bisa menikmatinya melalui rasa.

"Mari bagi teman-teman yang belum bisa mengikuti wayang dengan sepenuhnya karena kendala bahasa, mari kita saksikan dengan rasa. Kalau kita menyaksikan dengan rasa, insya Allah manfaat yang akan kita terima sesungguhnya amat sangat besar," ujarnya.

Hadir juga dalam gelaran ini Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan beserta jajaran kepala OPD, Kepala Bea Cukai Kota Pasuruan Hannan Budiharto, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Komandan Kodim 0819, Wakapolresta Pasuruan serta anggota Pepadi. Tidak lupa penonton juga dihibur oleh penampilan Sinden Eka Uget-Uget, Gareng Semarang, Cak Tawar dan Agus Kuprit.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.