Rabu, 17 Jun 2026 10:22 WIB

Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Darurat di Ponorogo Dikeluhkan Warga

Jembatan Desa Nduri yang dikeluhkan oleh warga.
Jembatan Desa Nduri yang dikeluhkan oleh warga.

jatimnow.com - Infrastruktur Jembatan Desa Nduri, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo dikeluhkan warga setempat. Bahkan sangking kesalnya, salah satu warga meng-upload keluhannya di media sosial Facebook.

Warga tersebut menggunakan akun bernama AchmadYundha yang menuliskan keluhannya digrup Info Cegatan Wilayah Ponorogo. Ia mengupload foto jembatan Nduri yang ambrol.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Sudah 6 bulan terakhir warga Desa Nduri Slahung, melewati jembatan darurat.Menyusul putusnya jembatan total bulan desember tahun lalu belum juga diperbaiki. Jembatan darurat  yang dibuat  warga dari bambu sudah sering membuat warga jatuh dan mudah rusak. Suroto Kepala desa Duri  memutuskan  memperbaiki jembatan yang putus dengan jembatan darurat seadanya dan sangat berharap jembatan yang putus total itu segera diperbaiki oleh dinas terkait karena ekonomi warga menjadi terganggu, tidak bisa mengangkut hasil pertanian.karna jembatan tersebut bukan wewenang dari pihak desa setempat.kami hanya bisa menyampaikan kepada dinas  terkait.#Aku kudu pie sebagai pengguna jalan ?" tulis akun tersebut.

Postingan itu diunggah, paada Senin (30/7/2018) pukul 23.49 wib. Dan hingga saat ini, Kamis (2/8/2018). Unggahan tersebut mendapat repon 1.513 like serta 818 komentar dari netizen.

Salah satu netizen dengan akun Khoirul Anam berkomentar

"Ko nek di kritik masyarakat..jare pencemaran nama baik... komplen susah..diampun susah" tulisnya.

Sementara, Kepala Desa Nduri, Suroto, membenarkan bahwa Jembatan Nduri menggunakan jembatan darurat.

"Ambrol mulai 2017 lalu. Dan sampai saat ini masih menggunakan jembatan darurat," katanya kepada jatimnow.com, Kamis (2/8/2018).

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

Menurut Suroto ambrolnya jemabatan tersebut dikarenakan DAM Miren, Desa Gombang, Kecamatan Slahung  ambrol. yang menyebabkan sungai semakin dangkal. Sehingga pondasinya semakin ambles.

"Saat ambrol, anggaran APBD sudah di plot. Sehingga belum bisa mengcover. Saya sudah mengajukan juga," klaimnya.

Sampai, lanjut ia, ia juga mengajukan ke dana pasca bencana. Menurutnya, lagi-lagi gagal karena saat 2017 banyak bencana.

"Mungkin pemerintah daerah memilih skala prioritas. Jika dibandingkan memang belum terlalu prioritas," katanya.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

Saat ini, dirinya hanya bisa membuat jembatan darurat. Dimana, hanya bisa melewati roda dua. Untuk roda empat harus memutar.

"Sebenarnya vital. Apalagi menghubungkan 5 kecamatan sekaligus. Tapi ya gimana lagi," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto








Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.