Jumat, 12 Jun 2026 22:14 WIB

Terenyuh! 5 SD di Pinggiran Jombang Diobok-obok Maling

Tangkapan layar kamera CCTV yang merekam aksi pencurian di SDN Wonosalam 5. (foto: tangkapan layar)
Tangkapan layar kamera CCTV yang merekam aksi pencurian di SDN Wonosalam 5. (foto: tangkapan layar)

jatimnow.com - Dalam kurun waktu satu bulan, sudah lima SDN di pinggiran Kabupaten Jombang, diobok-obok maling. Tak hanya itu, aksi maling spesialis barang elektronik ini, sempat terekam kamera CCTV yang ada di salah satu sekolah.

Kondisi ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen. Menurutnya dalam satu bulan ini tercatat lima laporan pencurian di SD, yang ada di kecamatan Wonosalam dan Kecamatan Bareng.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

“Yang di SDN Ngampungan tidak sampai kehilangan, karena saat malingnya baru beraksi, ada penjaga sehingga pencurinya kabur melarikan diri,” ungkapnya, Selasa, (15/11/2022).

Lebih lanjut, ia menegaskan dalam tahun ini tercatat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menerima lima laporan peristiwa pencurian.

“Semuanya terjadi di bulan November, yaitu SDN Wonosalam 3, SDN Wonosalam 5, SDN Pangklungan, SDN Tebel 1 dan SDN Ngampungan,” bebernya.

Ia mengaku, hingga kini kasus pencurian di sekolah memang masih kerap terjadi. Sebab, tidak semua sekolah memiliki penjaga maupun kamera CCTV pengawas.

“Mau bayar penjaga dananya tidak ada, karena sekolah kecil,” katanya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Adanya peristiwa tersebut membuat Senen menerbitkan surat edaran ke seluruh di Jombang. Di dalam surat edaran itu pihak sekolah diminta meningkatkan pengamanan sekolah. Termasuk salah satunya pengadaan penjaga malam.

“Nanti dibicarakan dengan manager BOS, bisa atau tidaknya menggunakan dana BOS untuk bayar penjaga, tapi kita juga ada kebijakan terkait larangan pengangkatan tenaga honorer,” lanjutnya.

Ia menjelaskan jika salah satu upaya penjagaan dengan pengamanan ganda. Misalnya, memberikan teralis pada jendela, penguatan pengamanan di pintu, termasuk membeli CCTV. Meskipun alokasi anggarannya tidak mencukupi.

Baca Juga: Jombang Terancam Krisis Mikroplastik, Limbah Domestik Jadi Biang Kerok

Namun yang paling utama dalam persoalan ini adalah melibatkan masyarakat sekitar sekolah untuk saling mengawasi.

“Kepedulian masyarakat sangat penting, ketika di sekolah kegiatan belajar sudah selesai, ada orang yang mencurigakan di sekolah bisa ditegur,” pungkasnya.

Hingga kini, pelaku pencurian di lima SD yang ada di pinggiran Kabupaten Jombang masih misterius. Lantaran aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.