Rabu, 17 Jun 2026 17:44 WIB

Persiapan Yasinan, Rumah di Tulungagung Ambruk Tertimpa Longsor

Proses evakuasi rumah yang ambruk di Pagerwojo, Tulungagung. (foto: Polres Tulungagung for jatimnow.com)
Proses evakuasi rumah yang ambruk di Pagerwojo, Tulungagung. (foto: Polres Tulungagung for jatimnow.com)

jatimnow.com - Longsor menimpa sebuah rumah milik Paniman (52) warga Desa/Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung.

Rumah korban ambruk total terkena material longsor. Dalam peristiwa itu sedikitnya delapan orang terjebak di reruntuhan bangunan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Tidak ada korban jiwa akibat bencana longsor, setelah petugas dan warga mengevakuasi semua korban. Saat ini semua korban tengah menjalani perawatan di Puskesmas setempat.

Kepala Desa Pagerwojo, Adi Setiono mengatakan, peristiwa tersebut terjadi Senin (14/11/2022) sore. Salah satu penyebabnya adalah hujan lebat yang turun sejak pukul 11.00 WIB.

Adi Setiono menambahkan longsor terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Di mana rumah korban saat itu sedang ramai, lantaran terdapat beberapa tetangga. Mereka sedang memasak untuk persiapan yasinan rutinan.

“Rumah tersebut sedang ramai, untuk persiapan acara yasinan rutinan, banyak tetangga yang datang untuk membantu memasak,” ujarnya, Selasa (15/11/2022).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Delapan orang yang terjebak terdiri atas enam orang dewasa dan dua anak-anak. Dari delapan korban, satu korban yang tertimpa balok membutuhkan waktu evekuasi lebih lama. Sementara proses evakuasi ini berlangsung selama 3,5 jam.

“Yang terakhir mengalami patah tulang, dan tidak ada korban jiwa. Semuanya selamat,” tuturnya.

Menurut Adi, tebing yang menimpa rumah korban ini tidak curam, karena bentuknya terasering. Namun material longsor yang terbawa cukup banyak, dan berakibat menghancurkan rumah korban.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Pihak desa berencana menggerakkan masyarakat untuk kerja bakti membersihkan material longsor dan reruntuhan bangunan rumah korban.

“Lokasi rumah itu sebenarnya tidak berdekatan dengan tebing, tetapi rumah korban lebih dekat dengan area terasering,” pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.