Selasa, 16 Jun 2026 03:43 WIB

Jelang Pemilu, Semua Pihak Diminta Berikan Pendidikan Politik Cerdas dan Valid

Direktur Center for Participatory Development (Cepad) Indonesia, Kasmuin (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Direktur Center for Participatory Development (Cepad) Indonesia, Kasmuin (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Direktur Center for Participatory Development (Cepad) Indonesia, Kasmuin meminta semua pihak memberikan pendidikan politik yang cerdas dan valid.

Hal ini disampaikan Kasmuin agar masyarakat dan pengamat politik tidak sembarang membuat statement yang bisa memperkeruh kondisi perpolitikan.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Terutama untuk pengamat politik yang seharusnya memberikan wawasan ke masyarakat, justru jangan membuat komentar yang membuat situasi tambah panas," jelas Kasmuin di Sidoarjo, Senin (14/11/2022).

Dia mencontohkan komentar yang dilontarkan Baihaqi tentang dugaan pertemuan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kabupaten Sidoarjo dengan salah satu anggota DPR RI.

"Komentar Baihaqi itu sangat menggelikan. Karena narasumber yang berkomentar di berita itu tidak menyebut jelas siapa anggota DPR RI yang dimaksud. Sedangkan yang membahayakan, komentarnya itu bisa menyulut situasi panas di Sidoarjo," terang Kasmuin.

Seperti diketahui, Direktur Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), Baihaki Siraijt mengungkapkan jika ada dugaan pertemuan Panwascam dengan salah satu anggota DPR RI. Karena itu dia meminta Bawaslu Sidoarjo secepatnya memproses.

Terkait dugaan pertemuan anggota DPR RI dan Panwascam itu, Baihaqi menyebut masyarakat dapat melaporkan anggota dewan tersebut ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Di sisi lain, anggota Panwascam Krian, Imam mengaku tidak mengetahui pertemuan Panwascam bersama anggota dewan pusat itu.

"Saya tidak tahu sumbernya dari mana," ungkap Imam.

Senada dengan Imam, anggota Panwascam Sidoarjo, Muhaimin Kholid menyatakan tidak tahu jika ada pertemuan tersebut.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

"Kok gak ada pertemuan semacam itu. Coba kroscek ke Bawaslu saja," tutur Muhaimin.

Terpisah, Ketua Bawaslu Sidoarjo, Haidar Munjid menyatakan, hingga saat ini belum ada laporan terkait adanya dugaan pertemuan anggota DPR RI dengan anggota Panwascam.

"Belum ada laporan. Tidak ada," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.